oleh

Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Kalianda Sidak Pabrik Es Kaliurang

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Unsur pimpinan Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, mendatangi Pabrik Es Kaliurang, terkait dugaan pecemaran lingkungan. Camat Kalianda Setiawansyah, Danramil Anwar, Polsek Kalinda, BLHD Lampung Selatan. Rombongan juga didampingi Kepala Desa Hara Banjar Manis Zulkifli M. Kasim, Kepala Desa Canggu Imron dan Pjs. Kepala Desa Kedaton Anasrulloh, juga meninjau langsung ke masyarakat yang diduga terkena dampak dari pencemaran pabrik Es Kaliurang.

Camat Kalianda Lampung Selatan Setiawansyah mengatakan tujuannya melihat langsung ke lokasi dan mendatangi rumah-rumah penduduk yang diberitakan terkena dampak dari pencemaran yang dilakukan oleh pabrik Es Kaliurang untuk melihat fakta yang sebenarnya di lapangan. “Karena jangan sampai ada anggapan, bahwa pihak kecamatan atau Pemda Lampung Selatan tidak peduli dengan laporan masyarakat,” katanya, Rabu (2/9/2015).

Menurut Setiawansyah dalam peninjauan ke lapangan pihaknya telah mendatangi 6 dari 8 titik yang akan diperiksa. “Dari 6 titik tersebut kami telah meminum air dari masyarakat dan kalau dirasakan secara manual tidak ada pencemeran, tapi walupun demikian air minum masyarakat harus diperiksa di Laboratorium yang indefenden hasilnya akan kita ketahui seminggu yang akan datang,” tambah Camat Kalianda itu.

Setiawansyah melanjutkan, setelah hasilnya di dapatkan pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi di Balai Desa Hara Banjar Manis bersama perwakilan dari Pabrik Es Kaliurang untuk mencari solusi yang terbaik. “Setelah diketahui hasilnya kami akan melakukan rapat kembali, yang jelas masalah ini akan kita tindaklanjuti,” lanjutnya.

Perwakilan dari Pabrik Es Kaliurang, Dede, mengatakan, pabrik es Kaliurang tidak mencemari lingkungan, karena sudah mempunyai UPL dan IPAL. “Tidak benar kalau pabrik Es Kaliurang mencemari lingkungan masyarakat tiga desa yaitu Desa Canggu, Hara Banjar Manis dan Kedaton,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, tiga desa yaitu Desa Hara Banjar Manis, Kedaton dan Canggu Kecamatan Kalianda telah melaporkan adanya dugaan pencemaran lingkungan terutama air bawah tanah yang dilakukan oleh pabrik Es Kaliurang, sehingga air minum masyarakat menjadi asin dan bila dipakai mandi badan akan menderita gatal-gatal. Selain itu pabrik es tersebut sering membuang gas amoniak ke udara, sehingga membuat masyarakat sesak nafas dan mata tidak bisa melihat, karena mata terasa pedas, seperti terkena gas air mata. (Saiful/*)