Harianpilar.com, Pesawaran – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Balai Pelaksana Penyuluh Kecamatan Waylima dan Pemerintah Desa Cimanuk Kecamatan Waylima melaksanakan Gropyokan hama tikus, disekitaran lokasi pesawahan Desa setempat, Rabu (7/6/23).
Kordinator Jabatan Fungsional UPTD Waylima, Didi Dwi Haryanto, mengungkapkan, langkah Gropyokan tikus merupakan giat tahunan yang dilakukan pihaknya, dalam rangka pencegahan hama tikus pada awal musim tanam.
“Hama tikus ini sangat berbahaya, karena 2 indukan tikus saja bisa berkembang menjadi ribuan. Dalam satu malam saja bisa merusak 80 ℅ satu petak sawah,” jelas Didi, saat dikonfirmasi dilokasi Gropyokan.
Dikatakan Didi, tikus sawah (Ratus Argeventer) merupakan hama utama tanaman padi dengan efek kerusakan yang dapat terjadi mulai dari fase persemaian, fase generative hingga fase penyimpanan di gudang.
“Untuk itu, strategi yang dapat dilakukan dalam pengendalian hama tikus sawah perlu dilakukan pada awal musim tanam secara intensif dan berkelanjutan sebelum tikus berkembangbiak,” Ulasnya.
Ia menambahkan, digalakkannya kembali kegiatan gropyokan yang merupakan kearifan lokal juga bertujuan dapat menumbuhkan rasa gotong royong antar para petani.
“Selain itu, tujuan utama dari gropyokan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen para petani di Desa,” ucapnya.
Sementara Ketua Gapoktan Sri Rahayu Desa Cimanuk Saefuddin mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan Gropyokan dari tim UPTD BPP Kecamatan Waylima.
Dirinya berharap, penyebaran hama tikus di areal pesawahan Desa Cimanuk dapat tertanggulangi. Sehingga panen padi para petani dapat memperoleh hasil maksimal.
“Mewakili kelompok tani, saya mengucapkan terimaksih atas dilaksanakannya program Gropyokan dari UPTD BPP Waylima. Semoga hama tikus bisa dikendalikan dan hasil panen tahun ini lebih meningkat,” kata Saefuddin. (Fahmi)









