oleh

Prof. Suharso: Itu Tidak Benar

Harianpilar.com, Bandarlampung – Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung (Unila), Prof. Ir. Suharso, Ph.D angkat bicara terkait polemik data pengalaman organisasinya sebagai Wakil Sekretaris PWNU Lampung 1992-1997 di dalam curriculume viate (CV).

Menurutnya, CV yang beredar itu tidak benar. Suharso menegaskan CV tersebut bukanlah CV yang diserahkan dalam pencalonannya sebagai bakal calon rektor Unila. Suharso justru mempertanyakan asal CV tersebut.

“Saya juga heran dan bingung terkait CV saya yang beredar ini. Mereka ini dapat CV ini dari mana. Dan saya tidak tahu itu CV siapa. Karena, CV yang kita cantumkan dalam pilrek ini bukan CV itu,” ujar Prof. Suharso yang didampingi Dr. Budiono dan Prof. Wan Abbas Zakaria pada Harian Pilar di ruang kerjanya, Rabu (21/12).

Kendati demikian, Prof . Aco – sapaan akrabnya – mengatakan, dirinya memang pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris NU. Namun, bukan pengurus provinsi, melainkan pengurus anak cabang, yakni pengurus anak cabang NU Tanjungkarang.

“Ya memang dulu pernah jadi pengurus NU, tapi bukan pengurus provinsi, tapi pengurus anak cabang, dan itu sudah lama benar, udah 30 tahunan yang lalu. Dan saya juga sudah sowan ke Ketua NU Tanjungkarang sata itu, namanya Bang Ali Marzuki E. Buang,” jelasnya.

Suharso menyayangkan atas penyebaran CV yang tidak benar tersebut. Seharusnya, kata dia, mereka konfirmasi dulu ke dirinya terkait kebenaran CV tersebut. Meskipun, kata dia, hal tersebut tidak berpengaruh dalam pencalonan dirinya.

“Kita juga capeklah kalau menanggapi isu-isu yang tidak karuan seperti ini. Kalau mereka ada niatan baik, harusnya konfirmasi dulu dong ke saya. Bener tidak ini CV pak Suharso, hati-hati Lo pak Suharso kalau mencantumkan ini. Tapi kalau sudah begini kan sudah ranahnya politik,” kata dia.

Atas kejadian ini, dirinya berencana bakal bersilaturahmi dengan pengurus PWNU Provinsi Lampung dalam rangka meluruskan terkait isu yang telah beredar. Dirinya juga berharap, dalam proses pilrek Unila ini dapat berjalan harmonis.

“Saya juga sudah sampaikan dalam pemaparan visi misi kemarin, mari kita buat pilrek Unila ini tenang. Kembalikan lagi citra dan marwah Unila. Kembalikan citra Unila ke sejatinya perguruan tinggi negeri. Dan citra Unila di masyarakat pun juga kembali bagus,” pungkasnya.