oleh

Mantan Wakil Sekretatis NU Tidak Kenal Suharso

Harianpilar.com, Bandarlampung – Polemik curriculume vitae (CV) yang tertulis bahwa Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung (Unila), Prof. Ir. Suharso, Ph.D memiliki pengalaman organisasi sebagai Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Lampung periode 1992-1997 makin meluas.

Mantan Wakil Sekretaris PWNU Lampung, Fajrun Najah Ahmad mengaku tidak mengetahui dan tidak mengenal nama Suharso. “Saya memang wakil sekretaris PWNU Lampung saat itu. Namun, saya nggak tahu yang mana beliau (Suharso, red). Nggak kenal juga. Bahkan sampai saat ini pun tidak tahu yang mana beliau itu,” ujar Fajrun yang biasa disapa Fajar ini pada Harian Pilar, Senin (20/12).

Fajar menegaskan bahwa dalam SK Kepengurusan PWNU saat itu tidak ada namanya Suharso. Dan, mantan Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung itu menyarankan agar Suharso mengklarifikasi terkait pengakuannya sebagai pengurus PWNU Lampung saat itu.

“Kalau dalam SK PWNU saat itu nama beliau (Suharso, red) tidak ada. Dan beliau mengaku pengurus, sebaiknya beliau yang mengklarifikasi. Bukan kami yang pengurus periode itu atau juga pengurus PWNU Lampung yang sekarang,” jelasnya.

Menurutnya, pertanggungjawaban dalam CV itu adalah personal yang membuat, jadi sudah seharusnya Suharso yang mengklarifikasi dengan menunjukkan bukti-bukti otentik.

“Hal ini perlu agar kredibilitas dan integritasnya selaku intelektual tetap terjaga. Namun bila beliau menginginkan pihak-pihak terkait yang mengklarifikasi, kita patut pertanyakan kualitas dan integritasnya,” cetus jurnalis senior ini.(*)