Harianpilar.com, Bandarlampung – Tim SAR gabungan menemukan dua warga Natar, Lampung Selatan (Lamsel) yang tenggelam di Embung Desa Pemanggilan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (13/11).
Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. yang diwakili oleh Kepala Seksi Operasi Didit Permana, S.Kom. menyampaikan bahwa kejadian berawal pada pukul 13.00 WIB saat 2 anak mandi di embung.
“Kemudian 2 anak tersebut tenggelam dan ditolong oleh Bayudin, pemancing yang ada di sekitar lokasi,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan.
Kemudianm lanjutnya, 1 anak berhasil diselamatkan, dan 1 anak yang bernama Rado (12) tenggelam, serta Bayudin (25) pun ikut tenggelam ketika berusaha menyelamatkan Rado.
“Keduanya merupakan warga Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan,” terangnya.
Didit menyampaikan, Basarnas Lampung menerima info dari Rohman, aparat desa pemanggilan, pada pukul 13.30 WIB.
“Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah langsung mengerahkan 1 tim rescue untuk menuju lokasi dan melaksanakan pencarian dan pertolongan,” terangnya.
Tim tiba di lokasi pukul 14.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang sudah berada di lokasi yaitu Polsek Natar, dan aparat Desa Pemanggilan.
Selanjutnya tim melaksanakan asessment dengan menggunakan perahu karet dan AquaEye untuk mendeteksi perkiraan lokasi korban tenggelam.
“Setelah dilakukan pencarian dengan menggunakan AquaEye ditemukan indikasi dari lokasi korban yang tenggelam. Selanjutnya tim menurunkan tim selam ke titik yang diperkirakan korban berada,” jelasnya.
Kemudian, pada pukul 16.35 WIB setelah dilakukan penyelaman tim SAR Gabungan berhasil menemukan Rado (12) dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
Kemudian pukul 16.40 WIB korban kedua Bayudin (25) berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dengan melaksanakan penyelaman. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
“Setelah dilakukan assesment dengan menggunakan AquaEye, ditemukan titik diperkirakan posisi korban yg tergambar dgn cluser tanda X pada jarak 20 mtr sudut 45°, kedalaman 3,5 mtr. Selanjutnya tim SAR Gabungan melaksanakan penyelaman berdasarkan hasil tersebut dan alhamdulilah kedua korban berhasil ditemukan,” uar Didit. (*).









