oleh

Dinkes Mesuji Tertutup Soal Korban HIV

Harianpilar.com, Mesuji – Penyakit HIV kembali merenggut nyawa di Kabupaten Mesuji. Namun, sayang Dinas Kesehatan (Dinkes) Mesuji masih terus menutup-nutupi kasus tersebut. Padahal, kasus tersebut sangat membahayakan. Kepala Bidang P2PL Diskes Mesuji Hermu Nanta, membenarkan kabar tersebut. Namun sayang pihaknya enggan menyebutkan lokasi demi menjaga nama baik keluarga penderita HIV tersebut.

“Ya, benar ada penderita HIV tersebut meninggal dunia dua bulan lalu. Di salah satu kecamatan di Kabupaten Mesuji ini,” jelas Hermu Nanta, Rabu (12/8/2015), saat dihubungi via telepon.

Lebih lanjut Hermu mengatakan bahwa almarhun sebelumnya telah dirujuk ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek bandarlampung.  Dikarenakan kondisinya mulai memburuk tetapi, setelah di rujukan rumah sakit tidak bisa berbuat banyak telah memasuki tahap kronis.

“Pasien sempat dirujuk ke Rumah Sakit yang telah di tetapkan oleh Pemerintah. Namun sampai di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa pasien sudah memasuki tahap akhir. Dengan kata lain pasien sudah memasuki stadium akhir dan tidak bisa diselamatkan,” tuturnya.

Sejauh ini pihak Dinas Kesehatan lanjut, Hermu telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar korban HIV tersebut. Akan tetapi, saat ditanya, apa ada korban lain di dalam keluarga, Hermu kembali bumkam.

“Itu rahasia dinas dan menjaga nama baik keluarga,” tegasnya.

Akan tetapi kita tetap berupaya dalam bidang pengendalian. Agar warga tidak terjangkit Virus mematikan itu, saat ini kita terus melakukan sosialisai kepada warga melalui Puskesmas setempat.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Mesuji, Budiman Nainggolan, malah tidak mengatahui bahwa ada korban yang meninggal dari HIV. Dirinyamengatakan bahwa langsung saja komfirmasi dengan Kabidnya.

“Wah saya belum dengar. Coba saja hubungi Kabidnya. Karena saya sedang di Rawa Jitu Utara,” singkatnya. (Sandri/JJ)