oleh

Presiden PKS Isyaratkan Rombak Kader di Parlemen

Harianpilar.com, Bandarlampung – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengisyaratkan akan mengocok ulang sejumlah nama kader PKS yang mengisi posisi penting di Dewan Perwakilan Rakyat, termasuk susunan fraksi dan pimpinan Dewan. Perombakan akan dilakukan dalam rangka mensolidkan kebijakan partai.

“Dalam organisasi biasa perombakan itu, karena yang penting adalah soliditas,” kata Iman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/8/2015)

Rencananya, dalam musyawarah nasional pada Oktober mendatang, partainya juga akan membicarakan perombakan kader di posisi strategis. Namun, perombakan bukan berarti menghapuskan segala kebijakan yang pernah diambil pemimpin sebelumnya. “Dalam beroganisasi, semua harus berjalan sesuai aturan, asalkan orangnya mau berubah, maka kami wajib mensolidkan struktur. Saya menyatakan PKS tidak menganut cut off; berganti kepemimpinan, maka putus programnya. Yang penting adalah kontinuitas,” kata Iman.

Iman menjelaskan saat ini, kader PKS yang mengisi beberapa jabatan penting adalah Wakil Ketua PKS Fahri Hamzah dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Munas PKS rencananya akan diselenggarakan pada Oktober mendatang. Dalam munas itu, PKS akan memutuskan sikapnya dalam beberapa isu penting. Namun, ia memastikan PKS tetap berada dalam koalisi oposisi pemerintahan Presiden Joko Widodo atau yang lebih dengan Koalisi Merah Putih.

Sohibul Iman ditunjuk sebagai presiden partai berlambang bulan sabit kembar itu dalam musyawarah Majelis Syura di Bandung, 9-10 Agustus 2015. Ia dipilih oleh tiga pimpinan Majelis Syura terpilih yaitu Salim Segaf, Hidayat Nur Wahid, dan Hilmi Aminuddin.
Musyawarah tersebut juga menunjuk sejumlah nama untuk mengisi posisi penting lainnya. Yaitu Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Suharna Surapranata, Ketua Dewan Syariah Pusat Surahman Hidayat, Sekretaris Jenderal Taufik Ridlo, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, dan Sekretaris Majelis Syura Untung Wahono. (Tmp/red/Joe)