Harianpilar.com, Tanggamus – Momentum dalam rangka penyerahan peserta anak didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Bangsa, Senin (20/06).
Wali kelas PAUD Bina Bangsa Yeti Ningsih mengatakan pendidikan PAUD pada saat ini sangatlah penting dan diperlukan bagi anak diusia dini.
Dikatakannya, menyikapi hal tersebut, kita mendirikan sekolah PAUD sebagai tempat mendidik anak diusia dini. Sambil bermain ia juga belajar dibawah bimbingan guru. Anak-anak bermain diluar dan didalam ruang yang memadai
Dia berpesan agar peserta didik untuk terus semangat belajar dan menuntut ilmu.
“Kelulusan anak-anak ini harus dimaknai sebagai awal untuk terus belajar, baik formal maupun informal, sehingga kedepannya lahir generasi-generasi yang berakhlak, cerdas secara intelektual dan spiritual nya,” tukasnya.
Hadir dalam acara yang digelar di Balai Pekon Argomulyo yakni: Kepala Pekon Argomulyo dan ibu-ibu PKK serta Hj Nastuti istri anggota DPRD Tanggamus PDI Perjuangan.
Yeti Ningsih merasa terharu dan menangis dalam menyerahan peserta anak didik PAUD Bina Bangsa kepada wali murid. Ada momen-momen yang tak dapat dilupakan, karena beberapa tahun lalu kita tak bisa memeriahkan acara seperti hari ini.
“Kurang lebih tiga tahun kita terbelenggu karena wabah covid 19, kami sebagai guru PAUD hari ini kami sengaja memeriahkan hari perpisahan murid PAUD yang kami cintai,” ujarnya
Dia mengatakan semula acara ini akan digelar di sekolahan, tapi dengan kebijakan Kepala Pekon Argomulyo beliau siap mempasilitasi tempat untuk acara ini yaitu di balai pekon. “Kami mengucapkan banyak berterima kasih kepada Kepala Pekon Argo Mulyo,” ujarnya.
Kepala Pekon Argomulyo, Sugiono mengucapkan banyak terima kasih kepada guru PAUD. “Terima kasih atas undangan resminya. Saya juga sangat mengapresiasi acara ini dan mengucapkan terima kasih kepada dewan guru dan juga kepada anak-anak serta orang tua. Mari kita berikan semangat kepada anak -anak kita karena mereka inilah yang akan menjadi penerus bangsa. Kalau ada yang bisa melukis berikan dia semangat agar anak-bangsa bisa memberikan yang terbaik kepada orang tua guru dan bangsa kita mari kita tingkatkan kualitas anak-anak kita,” ujarnya.
Perwakilan orang tua murid Nunung merasa terharu dengan acara perpisahan ini. “Kami sebagi orang tua berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada dewan guru, karena kami sebagai orang tua belum tentu kami bisa seperti mereka untuk mendidik anak-anak kami,” katanya.
“Jasa ibu guru sangat berarti bagi anak-anak kami yang sudah mengorbankan waktunya untuk mendidik anak kami. Kami sebagai orangtua hanya bisa memberikan kado sebagai kenang kenangan kepada guru paud Bina bangsa,” pungkasnya. (ron)









