Harianpilar.com, Mesuji – Aksi perampokan terjadi di Desa Harapan Mukti, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada Sabtu (5/3/2022) pukul 03.00 WIB. Naas pelaku perampokan tersebut tak segan – segan melukai bahkan menembak korban.
Dari aksi tersebut terdapat satu korban yang mengalami luka tembak dibagian tangannya serta luka bocor dibagian kepala.
Kepala Desa Harapan Mukti Dedi, mengatakan saat kejadian perampokan itu korban langsung meminta pertolongan dan korban langsung dibawa ke rumah sakit.
“Usai kejadian, korban datang ke rumah dengan kondisi mengalami luka tembak di bagian tangan dan kepalanya bocor. Melihat kondisi itu maka pihaknya bersama pak Sukari pemilik lapak sawit itu langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Dedi, Minggu (6/3/2022).
Dikatakan Dedi, untuk kronologisnya seperti apa pihaknya sendiri belum mengetahuinya. Sebab, korban belum sempat bercerita dan langsung berangkat ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.
“Kita belum tahu kronologis dari peristiwa tersebut, karena langsung dilarikan ke rumah sakit. Dari peristiwa itu pihaknya kembali baru mendapatkan informasi bahwa tertangkapnya satu tersangka yang melakukan perampokan dan saat ini pihak kepolisian terus melakukan pengembangan lebih lanjut,” katanya.
“Waktu kejadian itu pihak kepolisian dari Polsek Tanjung Raya langsung sigab mas ke lokasi. Kemudian, patroli hingga berhasil menangkap satu tersangka. Saat ini memang masih dilakukan pengembangan,” terangnya.
Hal sama disampaikan Bambang bahwa korban mengalami kerugian nominal Rp 50 juta.
“Kalau saya sendiri sih ya dapat kabar saja kalau uang yang dirampok itu sejumlah Rp 50 juta,” ujarnya.
Bambang menduga bahwa sebelum aksi tersebut terjadi kemungkinan tersangka sudah melakukan pengintaian terhadap korban.
“Kemungkinan sudah melakukan pengintaian terlebih dahulu, Sebab korban sempat mengambil uang di ATM mini dengan jumlah Rp 50 juta,” tukasnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Fajrian Rizki mengatakan kasus perampokan di Desa Harapan Mukti, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji saat ini masih dalam pengembangan.
“Untuk pelaku sendiri baru dapat satu pak dan saat ini kita terus memburu kempelotannya, atau tersangka lainnya, doa kan saja agar pelaku cepat tertangkap,” tukasnya. (Sandri)









