Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pada 6 Agustus 2015 mendatang genap lima tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza, SZP, SE, SH, MBA dan H. Eki Setyanto, SE. Surat Kabar Harian Pilar dan harianpilar.com (Pilar Group) mencoba menyampaikan pandangan berbagai pihak terkait kepemimpinan keduanya.
Selama memimpin Lamsel, Rycko dan Eki dinilai mampu mendorong pembangunan dibeberapa sektor. Namun, Rycko dinilai kurang baik dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat dan kerap mengandalkan orang-orang terdekatnya dalam komunikasi dengan masyarakat.“Kalau dalam segi pembangunan saya akui ada perubahan, tetapi masih banyak juga yang harus dibenahi salah satunya yaitu komunikasi politiknya,” ujar salah satu tokoh pemuda Lamsel, Firmansyah, belum lama ini.
Menurutnya, banyak gedung-gedung sarana olahraga yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Namun, hal itu belum diikuti dengan pemanfaatan dan perawatan yang baik. Sehingga muncul kesan mubazzir,”Salah satu contoh lapangan Stadion Jati Indah baru beberapa bulan dipakai untuk Porprop kini sudah banyak ditumbuhi rumput alang-alang, belum lagi gedung-gedung yang lain yang terlihat tidak terawat,” ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, pemerintah dalam melakukan pembangunan jangan sampai memunculkan kesan hanya menghambur-hamburkan uan, apalagi ditambah banyaknya pejabat di Pemkab Lamsel yang jarang berada dikantor.
Terpisah, Tokoh Masyarakat yang juga mantan anggota DPRD Lamsel, H. Nivolin CH SE menambahkan, lima tahun Rycko memimpin Kabupaten Lampung Selatan banyak program-program yang belum dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya serta pelayaan.
Demikian juga, menurutnya, pertumbuhan ekonomi masyarakat harus lebih baik lagi. Kabupaten Lampung Selatan dalam kurun waktu empat tahun terakhir telah banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari pertumbuhan ekonomi maupun tingkat kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Kondisi ini membuktikan bahwa Lamsel telah mengalami kemajuan dari sudut kinerja pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.
“Hal lain juga dapat kita lihat pada tingkat kesejahteraan masyarakat, yang senantiasa bergerak meningkat dari tahun ketahun,” tandasnya.
Novalin merinci berbagai capaian program pembangunan fisik maupun non fisik yang telah dilaksanakan Pemkab Lamsel. Diantaranya Pembangunan Jalan poros antar kecamatan dari Natar sampai Sragi sepanjang 175 KM, Pembangunan berbagai sarana Olahraga seperti Stadion Raden Intan, Lintasan Atletik 8 Lines Internasional, Gor Basket, Lapangan Tenis Indoor, GOR Mini, Renovasi RSUD dr. Bob Bazar, dan pembangunan 12 unit Puskesmas Rawat Inap yang tersebar di 11 kecamatan, Pembangunan Pasar Tradisional di beberapa kecamatan, Pembangunan Tugu Tuping sebagai identitas budaya, Pengembangan dan identitas bandara Raden Intan II Lampung Selatan, Tempat persitirahatan / Rest area kalianda sebagai pusat informasi potensi Kabupaten Lampung Selatan, Pembangunan wisata Pemandian Air panas Way Belerang, Tempat wisata BOM Kalianda dan lain-lain.
Selain itu Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga telah banyak memberikan bantuan kemasyarakatan. Seperti Pemberian insentif kepada kader kesehatan dan bidan desa, pendidikan gratis dan insentif guru di wilayah kepulauan terpencil, pemberian bea siswa khusus murid miskin, serta pemberian insentif kepada guru ngaji dan PPN. Kemudian, berbagai bentuk bantuan dalam rangka menunjang pembangunan di bidang pertanian dan peternakan juga telah diberikan antara lain berupa pembuatan sumur bor dan irigasi, pemberian bantuan pupuk dan bibit tanaman, bantuan alat mesin, pemberian bantuan pakan dan hewan ternak, vaksin dan obat ternak gratis, pembangunan pasar ternak lelang dan ikan.
“Bantuan masyarakat lain yang juga telah diberikan adalah bantuan sosial masyarakat berupa bedah dan peralatan rumah, bantuan bantuan korban bencana, bantuan rumah ibadah, perjalanan spiritual seperi Umroh, tirtayatra, dharmayatra dan hollyland, serta pelatihan keterampilan bagi masyarakat dan peningkatan Alokasi dana pembangunan desa,” pungkasnya. (Saiful/Juanda)









