oleh

Ganggu Jalan, PKL Ditertibkan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Maraknya pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan menimbulkan kemacetan bahkan mengganggu penguna jalan. Untuk itu, Bapol PP Kota Bandarlampung, Senin (22/6/2015) melakukan penertiban pedang kaki lima di dua pasar yakni, Pasar Tugu dan Pasar Panjang.

Berdasarkan hasil penertiban, pedagang kaki lima yang biasa menggunakan badan jalan dipidahkan ke lokasi pasar.

“Kita sedang melakukan penertiban adapun yang kita menertibkan yakni, pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan yang dapat mengakibatkan kemacetan lalu lintas jalan baik bagi pengendara ataupun pengunjung pasar,” ungkap Kepala Tim Penertiban Banpol PP Kota Bandarlampung Heristari, Senin (22/6/2015).

Menurut Hastari, upaya penertiban tersebut dilakukan karena, banyaknya laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu yang mengatakan, bahwa beberapa sisi jalan yang di pasar tersebut macet akibat pedagang kaki lima yang tidak tertata.

“Ini tindak lanjut dari laporan warga yang sering lewat jalan depan Pasar Tugu, mereka sering mengeluhkan sering terjadi kemacetan akibat pedagang yang masuk badan jalan,” terangnya.

Dalam penertiban tersebut, puluhan pedagang yang ada di lahan parkiran pasar tugu ikut di tertibkan, puluhan pedagang tersebut ditertibkan langsung dan dihimbau untuk tidak berjualan lagi di badan jalan tersebut.

Dikatakanya, pedagang yang ada di lahan parkir Pasar Tugu tersebut termasuk mengganggu, karena banyak para pembeli yang hendak berbelanja mengalami kesulitan untuk memarkirkan kendaraanya.

“lahan yang seharusnya digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dipakai para pedagang untuk berjualan, akibatnya terjadilah penyempitan lahan sehingga para masyarakat yang hendak berbelanja kesulitan untuk memarkirkan kendaraanya,” jelasnya.

Sementara itu saat dilakukan penertiban, beberapa pedagang kaki lima mengaku salah karena telah berjualan di pinggir jalan, mereka  beralasan karena tidak ada lahan lainnya untuk berjualan.

Di kesempatan itu, Banpol PP juga berkesempatan turut menertibakan sejumlah banner liar yang berada di sejumlah jalan protokol. (Putra/JJ)