Harianpilar.com, Mesuji – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji siapkan anggaran sebesar Rp 18 miliar untuk Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mesuji. Bahkan, Pemkab Mesuji juga telah memastikan pengoprasian RSUD Mesuji akan dilakukan tahun depan.
Wakil Bupati Mesuji Ismail Ishak, mengatakan, ditahun 2015 pembangunan RSUD Mesuji akan dilanjutkan mengigat Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana sebesar Rp18 Milyar. “Pusat telah mengucurkan dana pembangunan RSUD mesuji sebesar 18 Milyar, dimana Rp10 Milyar untuk bagunan, dan Rp8 milyar untuk peralatan medis,”jelas Ismail saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2015).
Dikatakan Ismail, dana Rp18 Milyar yang dikucurkan Pemkab Pusat tentunya masih secara bertahap dan belum selesai seratus persen pembangunan rumah sakit tersebut. Namun, selain dana pusat tentunya ada dana sering yang juga dikucurkan Pemkab Mesuji melalui anggaran APBD tahun ini.
“Pembangunan RSUD tahun 2015 ini tentunya tidak berpatokan dari dana yang dikucurkan pusat semata tetapi ada dana pendamping. Sebab, Bila memang pembangunan rumah sakit ini dapat dibagun secara menyeluruh tentunya membutuhkan anggaran yang begitu besar. Tetapi, yang pasti dengan anggaran yang ada tahun depan kemungkinan bisa dioprasi,”paparnya.
Sementara saat ditanya kesiapan pengoprasian RSUD tahun depan, dengan tegas Ismail, mengatakan bahwa bila tahun depan RSUD ini dapat dioprasikan maka membutuhkan tenaga medis mulai dari dokter, perawat, bidan, apoteker dan struktur organisasi rumah sakit itu sendiri.
“Saat ini kita tenggah mempersiapkan hal itu, sementara untuk dokter kemungkinan bisa minta bantuan kepusat, disamping itu, dokter yang bertugas di Mesuji akan mengisi kekosongan RSUD tersebut. Selain itu, kedepan, Pemkab Mesuji juga akan membuat kontrak kerja terhadap dokter yang ada baik dimesuji maupun dokter dari luar mesuji untuk dibiayai sekolah specialis,”jelasnya.
Karena, lanjut Ismail, berdirinya RSUD tentunya membutuhkan dokter Specialis sementara Mesuji belum memiliki dokter specialis. Oleh karena itu, Pemkab Mesuji kedepan akan menyekolahkan dokter – dokter tersebut dengan berbagai perjanjian atau kontrak yang akan dibuat. “Dokter yang akan kita sekolahkan kespecialis yakni dokter specialis THT, Penyakit dalam, ronsen bedah, dan dokter specialis kandungan,”paparnya.
Takhanya itu, Ismail juga mempertegaskan, bahwa rumah sakit yang telah dibagun Pemerintah Rencana rumah sakit tipe C. Karena, untuk menuju rumah sakit tipe B masih membutuhkan banyak persiapan dan pembangunan.
“Tipe rumah sakit yang ada masih tipe C namun bila rumah sakit ini sudah berjalan dan sudah dilengkapi secara menyeluruh maka kemungkinan bisa berubah tipe menjadi rumah sakit tipe B, namun itu semua masih membutuhkan waktu yang anjang,” tukasnya. (Sandri/JJ)









