Harianpilar.com, Lampung Utara – Berdalih tidak menerima instruksi dari partai atau fraksi, sejumlah anggota DPRD Lampung Utara (Lampura) takut hadir dalam rapat bersama perwakilan organisasi mahasiswa di gedung DPRD Lampung Utara, Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Enggak ada perintah maupun pemberitahuan dari partai atau fraksi untuk hadir dalam rapat itu,” akui anggota Fraksi PKB, Emil Kartika Chandra saat ditemui di gedung DPRD usai rapat bersama instansi, Selasa (13/10/2020).
Lantaran tidak instruksi apapun, ia tidak berani hadir dalam rapat tersebut. Jika sampai itu terjadi, maka itu sama saja ia melangkahi wewenang fraksi atau partai. Sebagai kader partai, hal itu tidak dapat dibenarkan.
“Gimana mau datang kalau instruksinya saja tidak ada,” kata dia.
Begitupun dengan Abadi, anggota Fraksi PDIP. Menurutnya, ia sama sekali tidak menerima instruksi apapun baik dari fraksi maupun partainya. Inilah yang membuatnya tidak hadir dalam rapat tersebut. “Alasannya sama seperti beliau (Emil)” jelasnya.
Pernyataan sedikit berbeda disampaikan oleh Arnol Alam, anggota Fraksi Partai Golkar dan Ibnu Hajar, Ketua Fraksi PAN. Menurut Arnol, alasan ketidakhadirannya dan dikarenakan sedang sibuk menyiapkan perayaan HUT partainya.
“Kami sedang menyiapkan perayaan HUT Partai Golkar,” kata dia sembari bergegas menuju ruang komisi yang berada di lantai II.
Di sisi lain, Ketua Fraksi PAN, Ibnu Hajar mengaku tidak diberitahukan bahwa rapat antara perwakilan organisasi mahasiswa dan pihak legislatif telah berlangsung. Padahal, ia sengaja menunggu rapat itu di ruang Fraksi PAN.
“Makanya saya ke sini karena saya sudah lama nunggu kok enggak ada kabar kapan rapatnya dimulai. Ternyata baru saja selesai,” tutur dia.
Sementara Fraksi Gerindra dan Fraksi Nasdem masih belum dapat dihubungi terkait ketidakhadiran mereka. Namun, berdasarkan keterangan Ketua DPRD Lampung Utara, Romli, para kader Gerindra sedang disibukan dengan kegiatan partai sejak dua hari lalu. (Iswanto/Maryadi)









