oleh

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Rawa Laut Ludes Terbakar

Harianpilar.com, Bandarlampung – Satu unit rumah di jalan K.H Mas Mansyur RT 12 Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung ludes terbakar, pada Rabu (26/08/2020). Diduga api berasal dari konsleting listrik.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

“Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) kita terjunkan dengan personil 52 orang untuk melakukan pemadaman tersebut,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung, Sutarno saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (26/08/2020).

Warga sekitar bersama puluhan personel BPBD dan Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api yang semakin membesar. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sutarno menambahkan, dugaan sementara terjadinya kebakaran dari listrik pada kabel kulkas. Untuk objek yang terbakar ini satu unit rumah permanen dengan luas yang terbakar 800M² milik Bapak Tedi Hartadi usia 45 tahun.

“Korsleting listrik dari kabel kulkas, tidak ada korban jiwa. Untuk Penghuni dalam 1 KK ini berjumlah 6 orang dan kerugian ditaksir sebesar Rp1.500.000.000,-. Kebakaran terjadi pada pukul 09.20 WIB,” jelasnya.

Masih kata Sutarno, api dapat dipadamkan kurang lebih 2 jam dimana kita melibatkan beberapa unsur yakni, unit Dan Mako, Unit 010, Unit 011, Unit 09, Unit Suplay 1, Unit suplay 2 dan unit Rescue.

“Unit Dan kecamatan yakni, unit Pos Siaga Kecamatan Sukarame, Unit Pos Siaga Kecamatan Labuhan Ratu, Unit Pos Siaga Kecamatan Sukabumi, Unit Pos Siaga Kecamatan TKT, Unit Pos Siaga Kecamatan Bumi Waras, Unit Pos Siaga Kecamatan Panjang, Unit Pos Siaga Kecamatan Kemiling ditambah dari IEA ada 7 orang dan PMI 2 orang,” pungkasnya.

Salah satu penghuni rumah, Tedi mengatakan, kejadian itu bermula ketika dirinya sedang berada di dalam kamar yang menghirup asap dari dapur.

“Saya ke belakang liat kabel kulkas kebakar. Udah besar itu, saya coba siram pakai air nggak mau padam. Terus pada keluar semua,” jelasnya.

Tatapan mata Tedi tampak kosong. Ia tak berhenti memandang puing-puing sisa kebakaran melanda kediamannya.

Saat kejadian kebakaran melanda rumahnya, Tedi sedang beraktivitas di tempat lain. Di rumah hanya ada anaknya.

“Kami gak sempat menyelamatkan harta dan benda. Api cepat sekali merambat, mulai dari dapur, ruang keluarga hingga bagian depan rumah,” ucapnya lirih

Tedi selaku pemilik rumah memerkirakan, api membakar rumahnya dipicu dari kulkas yang meledak. “Sebelum kebakaran, kulkas kami sempat meledak, terus langsung merembet kemana-mana,” jelasnya.

Camat Enggal, Samsu Rijal yang berada di lokasi kejadian kebakaran menerangkan, api dari rumah Tedi sempat membesar sekira pukul 09.00 WIB. “Sempat warga panik karena posisi rumah di permukiman ini jaraknya berdekatan, tapi bisa diatasi petugas damkar,” terangya.

Sekretaris BPBD Bandarlampung, M. Rizki, menyatakan, penyebab kebakaran yang terjadi di Jalan KH Mas Mansur, RT 12, LK 1, Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Bandarlampung masih dalam tahap penyelidikan. “Itu kewenangan dari kepolisian,” ujarnya.

Ia menambahkan, merujuk keterangan pemilik rumah, kebakaran bermula dari ledakan kulkas di dapur. Rizki menyatakan, keterangan itu dapat dijadikan dasar penyelidikan pihak kepolisian saat olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dia menjelaskan, personel Damkar bergegas menuju lokasi pascamenerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.00 WIB. Kobaran api sempat membumbung tinggi hingga sempat menimbulkan kepanikan warga di lokasi kejadian.

Saat api sudah padam sekitar pukul 10.00 WIB, sejumlah anggota keluarga mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan. (Harry/Mar)