Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung menyebutkan jumlah kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) hingga saat ini ada 600 an kasus.
“Sampai saat ini untuk kasus DBD di Bandarlampung sekitar ada 600 atau 700 an kasusnya. Dimana, hampir setiap bulan ada penambahan untuk kasus DBD tersebut,” ungkapnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli kepada Harian Pilar saat diwawancarai via telepon, Senin (29/06/2020).
Edwin mengungkapkan, dari banyaknya masyarakat yang terkena DBD hingga saat ini, ada 1 kasus penderita DBD yang meninggal dunia.
“Pada bulan Mei lalu, ini 1 orang yang meninggal karena kasus DBD ini,” jelasnya.
Edwin juga menambahkan, upaya Dinas Kesehatan kota Bandarlampung untuk mengantisipasi penyebaran virus DBD yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti adalah melakukan pengasapan (Fogging) di 20 kecamatan tanpa melihat ada kasus DBD atau tidak di daerah itu.
“Untuk saat ini fogging sedang dilakukan. Di 20 kecamatan yang ada di Bandarlampung. Untuk fogging sendiri kita lakukan dua bulan sekali. Misalkan, ada laporan dimana ada warga yang terkena DBD langsung dilakukan fogging,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada warga. Masih kata Edwin, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan membersihkan genangan air yang ada di halaman sekitar yang menjadi tempat nyamuk bersarang.
“Masyarakat diharapkan melakukan kebersihan di dalam lingkungan dan di luar lingkungan rumah serta melakukan 3M plus,” tukasnya.
Dia menjelaskan Pemerintah Kota Bandarlampung telah melakukan upaya pencegahan berulangkali dengan melakukan sosialisasi penyebaran wabah yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti. Pemkot telah meminta warga menggalakkan kerja bakti, pemberantasan sarang nyamuk, pembersihan jentik berkala.
“Tinggal kesadaran masyarakat saja untuk bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungannya masing-masing. Jangan mengandalkan pemerintah saja,” katadia. (Harry)









