oleh

Ratusan Tukang Becak Bakal Terima Bantuan dari Polres Metro

Harianpilar.com, Metro – Ratusan pengemudi Ojek Pangkalan (Opang), Supir Angkutan Umum, Pengendara Becak dan Delman se Kota Metro bakal mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk uang yang diberikan Satlantas Polres Metro bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam program keselamatan 2020 Mapolres setempat.

Kasat Lantas Polres Metro AKP Winnani Roniyus Putri mengungkapkan, peluncuran program Keselamatan Polri di Kota Metro tersebut terkait instruksi pemerintah meluncurkan bantuan sosial yang digabungkan dengan pelatihan bagi para sopir dan pengemudi ojek hingga becak yang terdampak Covid-19.

“Satantas Polres Metro bersama BRI cabang Kota Metro meluncurkan program keselamatan 2020. Peluncuran program tersebut diawali dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada sejumlah driver ojek, supir dan pengemudi becak usai Vidcon,” kata Kasat usai penyerahan Bansos diruang vidcon Mapolres setempat, Rabu (15/04/2020).

Dirinya merinci, sebanyak 267 warga Metro yang terdiri atas profesi sebagai supir angkutan, ojek pangkalan hingga pembecak bakal diusulkan oleh Polres untuk mendapatkan bantuan.

“Data yang sudah kita kirimkan total ada 267, hanya ini akan kita data kembali agar lebih spesifik sehingga tidak salah untuk pemberiannya. Sasarannya adalah sopir angkutan umum, pengendara becak, sopir delman, ojek pangkalan yang terkena dampak akibat covid-19. Jadi mereka harus ikut pelatihan dulu, ini program sudah kita buat melalui unit Dikyasa,” terangnya.

Mantan Paur SI STNK Subditregident Ditlantas Polda Lampung itu juga menjelaskan, teknisnya dengan mendatakan seluruh sopir yang terlibat dalam moda transportasi darat.

“Teknisnya nanti akan diberikan bantuan, kita bekerja sama dengan BRI, masing-masing orang diberikan bantuan Rp 600 ribu per bulan dan kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan, dengan ada tiga tahapan-tahapan pelatihan kepada penerima,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BRI Metro Bhakti Agung Siswanto melalui Manager Operasional Achmad Zainal Anhar menjamin, pendataan hingga pendistribusian bantuan akan berlangsung paling lama tiga hari.

“Untuk di metro sama seperti target nasional, jadi 1 sampai 3 hari. Jadi data dari Polres ke BRI kemudian ke kantor pusat, nanti semua rekening pembuatannya dari kantor pusat. Mulai hari ini data sudah mulai masuk. Dan ini akan berlanjut hingga tiga bulan kedepan,” tandasnya. (Zuli)