Harianpilar.com, Tulangbawang – Momentum Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, merupakan perwujudan dan mengenang kegigihan, perjuangan kartini sebagai pejuang hak-hak kaum perempuan. Dengan semangat perjuangannya, hingga kini kaum perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki untuk bersama-sama membangun dan memajukan bangsa.
Demikian disampaikan Ketua TP-PKK Tulangbawang (Tuba) Ny Erna Hanan A Razak, pada puncak Peringatan Hari Kartini yang dilaksanakan di gedung serbaguna (GSG) Kecamatan Menggala, Senin (27/4/2015).
Hadir di kegiatann itu, Sekretaris Daerah Rimir Riyadi, Ketua DPRD Tulangbawang Hj. Winarti, Kajari Menggala Zuhandi, Danlanut, Kalapas Rutan Menggala, Kapolres, berserta pejabat eslon II dan III.
Puncak peringati hari Kartini yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tuba ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua tim Penggerak PKK Tuba.
Dalam sambutannya, Ny Erna mengatakan, kaum perempuan harus lebih memiliki semangat yang tinggi dan berperan aktif dalam pembangunan, sehingga diharapkan pada Hari kartini Ke-136 kaum perempuan akan senantiasa memimiki peranan strategis dalam pembangunan, baik dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan secara umum maupun dalam upaya mengangkat derajat dan martabat kaum perempuan ke arah yang lebih baik.
Dikatakannya, semangat emansipasi ini, merupakan esensi terpenting yang kita tumbuh kembangkan dan kita pertahankan, khususnya dalam era modernisasi seperti sekarang ini.
“Dengan begitu di harapkan kaum perempuan akan senantiasa memimiki peranan strategis dalam pembangunan, baik dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan secara umum maupun dalam upaya mengangkat derajat dan martabat kaum perempuan kearah yang lebih baik dimasa mendatang,” terangnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tuba Rimir Mirhadi, mendampingi Bupati Tulangbawang Ir.Hanan A Rozak MS, mengatakan, era pembangunan modern seperti sekarang ini, dibutuhkan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat.
“Peran aktif tersebut dapat diwujudkan baik dalam bentuk fisik maupun dukungan moril serta materil lainya. Bukan hanya kaum pria yang dituntut untuk berperan aktif, namun kaum perempuan pun dituntut untuk berperan penting dalam memajukan pembangunan disegala bidang,” ujarnya.
Ditambahkannya, berkenaan pada peringatan HUT ke-163 Kartini, sudah selayaknya kita dapat merefleksikan sosok pejuang perempuan yakni ibu kartini, dimana semangat emansipasi berupa hak-hak kaum perempuan, yang menuntut untuk memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti laki-laki.
“Untuk dapat melakukan aktivitas di setiap bidang kehidupan, semangat inilah yang sampai saat ini, dapat dirasakan oleh seluruh perempuan / wanita di Indonesia untuk berbuat dan berkarya bagi masyarakat, bangsa dan negara sifat teladan ibu kartini ini patut untuk kita ikuti dan kita sosialisasikan kepada seluruh perempuan dan masyarakat, khusnya, diwilayah Kabupaten Tulangbawang,” tutupnya. (Merizal/Juanda)









