Harianpilar.com, Metro – Sekda Metro A. Nasir mengisyaratkan hanya tiga pembangunan fisik dan tiga non fisik usulan pembangunan yang bisa dipastikan direalisasikan. Hal itu disampaikannya saat memimpin Musrenbang di Kelurahan Iringmulyo, Metro, Timur, Rabu (22/01/2020). Untuk usulan lanjutan diluar Musrenbang tidak akan digubris.
Dikatakannya, keterbatasan anggaran tidak akan bisa mengakomodir seluruh usulan. “Jadi hanya tiga yang bisa itupun skala prioritas, silahkan dimusyawarahkan, karena musyawarah merupakan forum keputusan tertinggi yang lahir dari masyarakat,”ucapnya.
Sekda juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasinya agar bisa berkualitas. “Nantinya, hasil dari musyawarah, jika disetujui, maka saya mintakan pembangunannya diawasi oleh masyarakat supaya pekerjaannya berkualitas,”ujarnya.
Nampak Musrenbang dihadiri Kadis Lingkungan Hidup Eka Irianta, Kadisdukcapil Maria Jayasinga, Asisten III Misnan, Kadis Perhubungan Zulfikar dan dua anggota DPRD dapil Metro Timur, Basuki dan Wasis.
Sekda mengingatkan tidak mungkin seluruh usulan bisa direalisasikan lantaran keterbatasan anggaran. “Makanya usulannya tiga tersebut harus benar-benar telah menjadi prioritas yang sudah menjadi kesepakatan bersama,”tambahnya.
Sementara usulan yang menjadi keinginan masyarakat diantaranya, rehabilitasi pembangunan kantor kelurahan. Hal itu dikarenakan kondisinya sudah tidak memadai lagi.
Sementara Lurah Iringmulyo Slamet menuturkan dari 42 RT dan 19 RW yang ada di Iringmulyo, Metro Timur realisasi PBB mencapai 82,73%. Sementara dana kelurahan seniali Rp409,9 juta diantaranya digunakan untuk lampu penerangan jalan sebanyak 242 titik, pembangunan drinase, rehab beton ditanah makam, jamban dan posyandu.
Lurah Slamet berharap Musrenbang tidak menjadi acara seremonial, tetapi menjadi kepentingan yang mendukung pembangunan untuk Iringmulyo. (Zuli)









