oleh

Ditarget, Produksi Padi Tuba 46 Ribu Ton

Harianpilar.com, Tulangbawang – Bupati Kabupaten Tulangbawang,Ir. Hanan A Rozak, MS, menargetkan terjadi peningkatan produksi padi di Kabupaten Tulangbawang, pada tahun 2015 produksi padi sebesar 46.000 ton GKG dan pada 2016 terjadi peningkatan 49.000 ton, dengan adanya Program Upsus dari Kementerian Pertanian.

Dalam rangka meningkatkan produksi padi di Kabupaten Tulangbawang pada Tahun 2015 mendapatkan alokasi APBN melalui program Upsus berupa Pengembangan Jaringan Irigasi untuk lahan seluas 10.000 ha,melaui APBN-P sebanyak 5000 Ha, Pengembangan Optimasi Lahan untuk lahan seluas 2.200 ha melalui APBN-P2280 Ha, dan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) padi seluas 2.500 ha.

“Saya berharap Kabupaten Tulangbawang dengan luas lahan sawah seluas 38.781 ha dengan target luas tanam 34.769 ha, menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap pencapaian target
swasembada pangan 1 juta ton GKG Provinsi Lampung,” jelasnya, Selasa (21/4/2015).

Dengan adanya Program Upsus dari Kementerian Pertanian, pada tahun 2015 ini kami targetkan terjadi peningkatan produksi sebesar 46.000 ton GKG dan pada 2016 terjadi peningkatan 49.000 ton.

Sebagai penunjang, melalui APBD Kabupaten Tulangbawang pada Tahun 2015 melakukan pembangunan irigasi air permukaan berupa pembangunan sumur bor sebanyak 54 unit, embung 1 unit dan pompa air 12 unit.
Di samping kebutuhan jaringan irigasi, guna pencapaian peningkatan produksi, petani di Tulangbawang juga sangat membutuhkan sarana prasarana penunjang dalam rangka percepatan tanam seperti jalan usaha tani sepanjang 144 km dalam kondisi rusak berat, alat mesin pertanian berupa traktor besar 40 unit, rice transplanter 201 unit, alat panen besar (combine harvester) 40 unit, Hand traktor 101 unit, Pompa air axial 186 unit.

Jumlah rumah tangga pertanian subsektor pangan di Tulangbawang  sebanyak 30.217 rumah tangga dengan
penguasaan lahan paling sedikit 5000 m2, sehingga diasumsikan 1 keluarga harus mengerjakan minimal setengah hektar lahan. Sehingga
ketika musim tanam dan musim panen, petani sangat kesulitan untuk mengerjakan.  kami sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat untuk penyediaan sarana prasarana pertanian yang dibutuhkan oleh petani Tulangbawang. (Merizal/JJ)