Harianpilar.com, Bandarlampung – Maruli Hendra Utama bersiteguh meyakini tak akan ada petahana walikota Bandarlampung akan kembali memenangkan kembali kursinya pada pemilihan walikota (Pilwalkot) untuk periode berikutnya. Tak hanya itu saja, aktivis ini pun secara blak – blakan meminta petahana Herman HN untuk tidak melarang istrinya Eva Dwiana untuk maju berdampingan dengan dirinya pada Pilwalkot tahun ini.
Maruli menjelaskan alasan mengapa dirinya berani meminta hal tersebut lantaran menurutnya sudah menjadi hak rakyat Bandarlampung untuk mendapatkan pemimpin baru. Terlebih, ia pun kembali merunut pada kegagalan Herman HN kemarin dalam Pilgub melawan Ketua DPD Demokrat Lampung M. Ridho Ficardo.
“Dalam politik jika sudah kalah bertarung sulit rasanya akan memenangkan pertarungan berikutnya,” kata Maruli, Selasa (21/4/2015).
Maruli mengatakan sejarah pilkada di Bandarlampung mencatat bahwa balon incumbent tidak pernah menang dalam pilkada Bandar lampung.
“Nah itu kehendak semesta, dan ini akan terulang kembali pada pilkada tahun ini,” ujarnya.
Maruly mengatakan, bila Eva Dwiana bersedia mendampinginya sebagai balon wakil walikota, maka dia akan mengajak Eva untuk bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Hendropriyono.
“Kami akan menghadap kepada dua tokoh itu untuk meminta restu, dan yakin saja PDIP akan merekomendasikan kami pada pencalonan walikota dan wakil walikota mendatang,” tandasnya.
Sebelumnya, saat diwawancarai usai penyampaian misi visi di DPC Partai Demokrat Bandarlampung belum lama ini, Walikota Herman HN dengan tegas mengatakan bahwa istrinya Eva Dwiana tidak akan maju pencalonan.
“Tidak mungkin itu, Bu Eva tidak nyalon, saya yang nyalon, dia cukup mendampingi saya saja,” kata Herman HN di hadapan awak media.
Saat disinggung apakah upaya meminang Eva yang dilakukan Maruli sebagai upaya memecah soliditas dirinya dan tim dia, Herman HN dengan nada keras membantah.
“Tidak ada itu pecah belah, kalau mau dipecah ya pecah-pecah sajalah, kok harus dengerin omongan orang dari luar, apa urusannya,” tandas dia. (Lia/JJ)









