Harianpilar.com, Bandarlampung – Tercatat dalam satu bulan terakhir ini sudah tiga musibah kebakaran terjadi di Kota Bandarlampung. Terakhir kali, akibat konsleting listrik kebakaran terjadi di Jalan S Parman Gg Sumur Pucung, Kelurahan Pelita, Tanjungkarang Pusat (TkP), Rabu (1/4/2015) sekitar pukul 15.00 wib, yang mengakibtakan tiga rumah hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Lantaran lokasi kebakaran yang sangat sempit, petugas sempat kewalahan memadamkan listrik, beruntung saat kejadian hujan turun sangat deras, sehingga membantu upaya pemadaman. “Beruntung, hujan deras membuat upaya pemadaman terbantu. Kondisi api memang sudah tidak berkobar, namun masih ada api menyala di sana. Warga dan petugas masih siaga,” ungkap salah seorang pemilik rumah yang terbakar Feri, Rabu (1/4/2015). Sementara, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung Wisnu mengatakan, lokasi rumah yang terletak sekitar 200 meter dari jalan besar, membuat pemadam setempat kesulitan menjangkau lokasi.
“Petugas pemadam kebakaran tiba setengah jam kemudian. Dan baru berhasil memadamkan api pukul 17.00 WIB. Karena hanya satu mobil pemadam yang berhasil menjangkau lokasi karena akses jalan yang sempit,” jelasnya. Meski sudah padam, kondisinya masih belum aman. Hujan deras membuat situasi di lokasi kebakaran makin tidak nyaman. Bahkan, di tengah kesibukan warga mengemasi harta benda untuk diamankan, tiba-tiba muncul beberapa percikan listrik di tiang listik yang terletak sekitar 10 meter dari rumah yang terbakar.
Walikota Bandarlampung Herman HN saat meninjau lokasi kebakaran mengaku prihatin dan akan memberikan bantuan kepada korban kebakaran.
“Saya akan berikan bantuan uang tunai senilai Rp 40 juta untuk masing –masing rumah yang mengalami kebakaran,” pungkasnya. (Abraham/Juanda).









