oleh

Pembangunan Flyover Ki Maja Terancam Molor

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pembangunan Flyover Ki Maja- Ratu Dibalau terancam molor dari jadwal yang target bulan April. Mengingat hingga kini proses pembebasan lahan belum menemui titik terang. Namun di sisi lain, lelang proyek pembangunan flyover tersebut telah memasuki masa sanggah.

“Iya kemungkinan mundur, tapi nanti kan kita koordinasikan lagi ke Pak Wali, kita masih mau koordinasi ke Pak Wali,” ujar Asisten I Pemkot Bandarlampung Dedi Amrullah, saat ditemui di Kelurahan Bakung, Senin (30/3/2015).

Menurut Dedi, hingga kini masih ada seorang warga Ki Maja yang belum sepakat dengan NJOP sebesar Rp2 juta yang ditetapkan Pemkot sebagai uang ganti rugi.

“Ya tinggal satu orang lagi, dia kan minta penjelasan dari konsultannya dulu,” imbuhnya.

Diungkapkannya, jika Pemkot yang diwakili tim pembangunan flyover gagal mengadakan rapat dengan warga sekitar, pasalnya konsultan proyek tersebut belum siap untuk berdialog dengan warga.  “Belum jadi rapat itu, karena konsultannya enggak siap,” paparnya.

Sementara, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Azwar menjelaskan, jika proses lelang proyek Flyover Ki Maja –Ratu Dibalau kini telah memasuki masa sanggah.

“Ya sesuai dengan jadwal kita sekarang kan sudah masuk masa sanggah, nah masa sanggah ini selama satu minggu,” terangnya, saat di konfirmasi via telepon, Senin (30/3/2015).

Namun terkait pemenang lelang, Azwar belum dapat memastikan siapa yang menjadi pemenang pada lelang proyek tersebut, sebab berita acara terkait hal itu belum keluar dan akan keluar pada hari Rabu.

“Ya saya belum bisa mastiin siapa yang menang, takut salah karena belum ada berita acaranya. Hari Rabu itu paling lambat keluarnya,” paparnya. (Buchari/JJ).