oleh

Menpan RB Beri Sakip ke Bupati Tanggamus

Harianpilar.com, Tanggamus – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.MM didampingi Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M. Si., menghadiri acara Coaching Clinic Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), bertempat di Ruang Bone KPANRB lantai dua Gedung Menpan RB Jakarta Selatan, Rabu (26/06/2019).

Turut mendampingi Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, Inspektur Faturrahman, Para Kepala OPD, dari Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas  Aparatur dan Pengawasan Bapak Muhammad Yusuf Ateh,AK, MBA., Narasumber Dra. Nadimah, MBA ( Asdep Koordinasi Pelaksanaan kebijakan dan Evaluasi RBKUNWAS II), Dra. Endang Purwaningsih. MAP ( Analisis Kebijaksanaan Madya), Novan Kharisma Salainti,SH. ( Analisis Kebijaksanaan Pratama).

Dalam sambutan Deputi Menpan RB Muhammad Yusuf Ateh, menyampaikan ucapan selamat datang Kepada Pemkab Tanggamus ke Menpan RB ini, semoga silaturahmi ini dapat terjalin terus dalam upaya peningkatan untuk kemajuan  KabupatenTanggamus.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau disingkat dengan SAKIP tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang mana didalamnya menyebutkan SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklarifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.

Tujuan SAKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya. Sedangkan sasaran dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya.

“Terwujudnya transparansi instansi pemerintah. Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Dan Terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” ujarnya.

Deputi menambahkan, bahwa Kabupaten Tanggamus harus mengevaluasi kegiatan yang ada, efisiensi dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana seluruh jajaran ini merubah mansadnya karena itu semua tidaklah mudah perlu proses kemauan motivasi tinggi.

“Sehingga kedepan betul-betul anggaran yang ada terserap dengan baik, tetapi bukan hanya penyerapan anggarannya melainkan bagaimana anggaran yang ada dapat bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan kegiatan-kegaiatan yang tepat sasaran,” terangnya.

Sementara dalam statmant Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, mengatakan bahwa kunjungan Kabupaten Tanggamus ke Menpan RB ini adalah agar masing-masing OPD di Tanggamus kedepan bisa meningkatkan kinerjanya.

“Khususnya untuk meningkatkan kapasitas kemampuan kepada masing-masing OPD supaya bisa menggerakkan lagi arti jajaran dibawahnya sehingga seperti yang menjadi komitmen kita kedepan tidak ada lagi pemborosan anggaran yang tidak ada manfaatnya,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, seperti apa yang telah disampaikan Bapak Deputi tadi, jadi kita harus mulai dari perencanaan harus apa yang menjadi target kita keberadaan organisasi itu apa ,kemudian diuraikan dengan kegiatan-kegiatan yang tidak hanya menjadi terserap anggaran, bagaimana anggaran tersebut terserap dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat.

Bupati berharap dengan kegiatan ini yang akan diikuti oleh seluruh Jajaran OPD, untuk hari ini 8 OPD terdiri dari (Bappelitbang, Dinas Pangan dan Pertanian,Inspektorat, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Pendidikan,PUPR ,Disnaker) dan besok 7 OPD terdiri dari (Pariwisata, PP PA dan Ppkb, Dinas PTSP, Dinas Koperasi, Dinas Sosial,Dians Perhubungan, Dan BKPSDM), tentunya ini akan menjadi upaya evaluasi juga dari program -program yg telah kita rencanakan apakah memang sudah sesuai atau memang ada  posisi untuk perbaikan.

Untuk raihan capaian predikat yang kita harapkan kalau saat ini Kabupaten Tanggamus baru sampai pada rapor CC, saya berharap dengan kegiatan yang kita laksanakan ini untuk kedepan kita dapat meningkatkan grad kita sehingga bisa mendapat Predikat BB.

Artinya sebagai indikator bahwa kinerja kita lebih baik kemudian kegiatan yg kita laksanakan itu lebih mengenal  pada sasarannya, ada manfaatnya dan akan terserap juga tentu akan ada evaluasi efisiensi sehingga tidak ada pemborosan anggaran dan tidak ada lagi kegiatan yang sifatnya duplikatif saja sehingga hanya Copy Paste dari kegiatan-kegiatan sebelumnya.

“Kembali Saya berharap Jajaran yg ada di Pemkab Tanggamus dapat memberikan kinerja yg terbaik dengan memanfaatkan anggaran yang ada pemanfaatan maksimal dengan sebesar-besarnya dan manfaaat bagi masyarakat,” imbuhnya. (Asis)