Harianpilar.com, Bandarlampung – Guna mempercantik dan memperindah kota Bandarlampung, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Kota Bandarlampung menganggarkan Rp 200 juta dalam APBD 2015 untuk penataan taman-taman di Kota Tapis Berseri.
“Di bawah flyover Gajah Mada-Djuanda juga mau kita buat taman, supaya nggak terlihat gersang, Untuk anggaran penataan taman itu kita siapkan Rp 200 juta di tahun ini, sama dengan tahun sebelumnya,” terang Kabid Pertamanan Disbertam Bandarlampung Veni Devialesti, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (24/3/2015).
Kendati demikian, pembuatan taman akan lebih di fokuskan ke taman yang ada di perbatasan Bandarlampung dan Natar.
“Saat ini kita mau mengerjakan penataan taman di Tugu Radin Intan dulu, Akan kita tanam bunga tapak dara, sabhrina hijau, silver, dan gold, serta Taiwan beuty, melati korea, dan ganyong,” terangnya.
Veni melanjutkan, untuk pengadaan tanaman, selain pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga, Disbertam juga memiliki bibit-bibit tanaman yang diramu di Kebun Bibit Kemiling.
“Disanalah bibit-bibit tanaman awal mulanya dikelola menjadi tanaman, dengan 12 petugas yang berada disana. Sementara untuk total tanaman di kebun bibit itu kisaran 10 ribuan tanaman,” terangnya
Ditererangkannya, jika Walikota Bandarlampung Herman HN berencana akan menempatkan pohon palem kenari di beberapa lokasi taman di Bandarlampung. Diketahui, Disbertam berencana menganggarkan 20 pohon palem kenari, yang satu pohonnya bernilai Rp 10 juta.
“Jadi pak wali berencana mau letakkan palem kenari di pelataran Masjid Al Furqon dan di median depan Mal Bumi Kedaton. Satu pohon harganya Rp 10 juta, dan pohon ini semakin tinggi semakin mahal, karena untuk tumbuh 2 meter saja harus menunggu 20 tahun. Rencana mau beli sekitar 20 pohon. Saat ini kita sedang membuat planning set dimana saja pohon itu akan diletakkan,” urainya (Buchari/Lia).









