oleh

Bustami Zainudin Juarai Turnamen Tenis Fun Game

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dr (Can) H. Bustami Zainudin, S.Pd, MM, tampil sebagai juara turnamen tenis bertajuk Fun Game, Rabu (03/04/2019). Bustami Zainudin yang juga Bupati Way Kanan 2010-2015 dan Wakil Bupati Way Kanan 2005-2010 serta kini Calon DPD RI No.29 Utusan daerah Lampung ini meraih dua kemenangan dalam pertandingan yang digelar di lapangan tenis Way Halim, Bandar Lampung.

Keberhasilan Bustami meraih gelar juara Fun Game tak bisa lepas dari peran Trio Santoso yang juga ketua umum Pengprov Pelti Lampung terpilih periode 2019-2024.Dalam partai kedua alias penentuan, pasangan Bustami/Trio menaklukkan Divia/Mudjio dengan skor 8-3. Dari dua laga, Bustami berhasil mengumpulkan 15 poin. Sebenarnya perolehan angka Bustami sama dengan Sabili Fikri.

Namun, Bustami berhak berada di peringkat teratas karena memiliki usia lebih tua. Menariknya lagi, Sabili sendiri merupakan partner Bustami saat turun di laga pertama.“Saya nggak nyangka bisa juara. Terima kasih atas dukungan teman-teman, khususnya Mas Trio dan Mas Sabil yang jadi partner saya,” ujar Bustami, Kamis (04/04/2019).

Fun Game ini menganut pertandingan dua babak dengan skema undian. Setiap pemain mendapatkan pasangan dan lawan dengan cara diundi. Diketahui, Trio Santoso didapuk menjadi ketua umum Pengprov Pelti Lampung periode 2019-2024. Trio menggantikan posisi yang ditinggalkan Rycko Menoza SZP. Trio terpilih dalam Musprov Pelti Lampung 2019 yang diadakan di Begadang Resto, Bandar Lampung, Kamis, 28 Maret 2019 lalu.

Mantan atlet PON Lampung ini mengusung misi membangkitkan kembali prestasi pertenisan Sai Bumi Ruwa Jurai. Apalagi PON XX di Papua digelar tahun 2020 mendatang.“Target jangka pendeknya, kita ingin meloloskan wakil Lampung ke PON di Papua. Ajang kualifikasi atau pra-PON akan digelar di Jakabaring, Palembang, Agustus 2019 mendatang,” tutur Kepala Cabang Bank Lampung Liwa, Lampung Barat ini.

Saat ini, kata Trio, Pengprov Pelti Lampung sedang menyiapkan petenis putra dan putri untuk pra-PON tersebut.“Waktu kita sangat mepet. PB Pelti kasih deadline entry by name tanggal 10 (April 2019). Jadi kita harus gerak cepat,” imbuhnya. (Ramona)