Harianpilar.com, Mesuji – Banjir kembali rendam puluhan rumah di Kecamatan Simpang Pematang, dan Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji. Banjir tersebut tidak lain disebabkan akibat luapan air sungai akibat curah hujan yang begitu tinggi beberapa hari terakhir ini.
Hujan lebat yang terjadi selama sepekan terakhir mengakibatkan banjir di Desa Simpang Pematang. Banjir tersebut diduga karena kapasitas sungai yang tidak mampu menahan volume air, sehingga menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan banyak keluarga yang mengungsi.
Sekitar 18 kepala keluarga terpaksa mengungsi karena musibah banjir ini. Warga mengaharapkan Pemerintah segera memberikan bantuan berupa air bersih, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian.
Budiman salah satu korban mengatakan sebelumnya juga pernah terjadi banjir di desa ini sekitar dua tahun yang lalu, tetapi banjir tahun ini lebih besar dibandingkan dengan tahun kemarin.
“Banjir kali ini dapat dikatakan sangat besar. Sebab, ketinggian air sudah mencapai selutut orang dewasa. Banjir ini hanya diguyur air hujan dua malam berturut-turut,” imbuhnya.
Penyebab banjir yang terjadi didesa ini tidak lain dikarena aliran sungai yang ada tidak dapat menampung lajunya debit air hujan yang turun serta terjadinya kedangkalan sungai akibat sampah yang dibuang masyarakat secara sembarangan.
“Selain hujan lebat salah satu penyebabnya yakni kapasitas sungai yang tindak mampu menampung derasnya air dan penyubatan pada aliran sungai karena kebiasaan masyarakat sekitar yang membuang sampah sembarangan di sungai, sehingga terjadi banjir ketika musim hujan datang,” paparnya.
Sementara banjir yang telah merendam puluhan rumah juga mengakibatkan putusnya ruas jalan di desa sehingga aktifitas masyarakat lumpuh total. Sementara kerugian yang disebabkan bencana banjir ini di taksir sekitar puluhan juta rupiah.
Dari pantauan dilokasi banjir, pihak BPBD Mesuji langsung sigap melakukan pemantauan bahkan pihak BPBD Mesuji juga sudah menurunkan tim serta mendirikan tenda darurat. Selain tenda darurat BPBD juga sudah mengirimkan 15 bok alat perlengkapan dapur kepada para korban banjir.
“Ia ini alat-alatnya yang mau dikirim kelokasi banjir di Kecamatan Simpangpematang, karena ada satu desa yang terbilang parah. Insak allah sore ini peralatan dapur sudah siap digunakan,” tukasnya. (Sandri/Mar)









