oleh

Baru Dibangun, Jalan Provinsi di Mesuji Kembali Rusak

Harianpilar.com, Mesuji – Pembanguan jalan Hotmix Provinsi Lampung yang melintasi Kabupaten Mesuji,  baru selesai di akhir 2018, tepatnya menuju Brabasan – Wiralaga sudah banyak yang berlubang diduga akibat mobil yang melebihi tonese.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mesuji Widada menepis langsung anggapan tersebut. Dia mengatakan tidak ada mobil yang bermuatan berlebihan melintas jalan provinsi di Kabupaten Mesuji.

“Jadi masyarakat mana yang mengatakan mobil itu melebihi tonase,” jawab Widada dengan tegas, saat di konfirmasi wartawan (29/01/2019).

Masih dikatakan Widada, bahwa mobil yang melintas selama ini sudah sesuai dengan keteria. Dinas Perhubungan Mesuji sudah berjaga setiap malam untuk mengtisipasi terjadinya mobil yang bermuatan berlebih, seperti mobil fuso dilarang melintas.

“Masalah jalan rusak jangan salahkan kami dari Dinas perhubungan, kita tidak bisa memfonis mobil yang bermuatan berlebih, dengan alasan Dinas Perhubungan belum mempunyai timbangan sendiri untuk mengukur muatan mobil yang melintas,” papar.

Tak hanya itu, Widada juga mengilah bahwa pihanya hanya menghitung diameter mobil mana yang layak lewat dan mana yang enggk layak, bukan muatanya, maksimal jalan kita cuma 10 ton.

“Kita bukan menghitung muatan tetapi diameter mobilnya. Bila melebihi standar pabrik maka itu yang tidak dibolehkan melintas dengan catatan harus mengurangi muatan,” kilahnya.

Hal senada tidak sesuai dengan kekecewaan masyarakat seperti yang di ucapkan, Eko, yang  merasa sangat kecewa rusaknya jalan tersebut.

“Kita mas setelah sekian lama menunggu untuk merasakan jalan yang mulus di kabupaten mesuji, mungkin hanya sebentar, terlihat sendiri baru saja di bangun sudah banyak yang melupas aspal tersebut, mungkin hanya satu tahun jalan ini bertahan, “ucapnya.

“Walapun sudah ada rambu -rambu peringatan untuk pengendara yang melebihi tonase tetap saja masih banyak mobil yang bermuatan melebihi, seperti bermuatan kayu gelam yang setiap hari melintas, maupun bermuatan pupuk, serta semen, saya pun berharap agar pemerintah kabupaten mesuji,untuk segera menegor mobil – mobil tersebut,” tandasnya. (Sandri)