Harianpilar.com, Lampung Selatan – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata menggelar Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka mendukung pengembangan destinasi pariwisata yang ada di Provinsi Lampung.
Kegiatan yang dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar RI Dadang Rizki Ratman, digelar di Hotel Grand Elty Kalianda, Kemarin. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Lampung Budiharto.
Disamping FGD yang diikuti peserta Disparbud Provinsi Lampung, Pemkab Lampung Selatan, Pemkab Pesawaran, dan Pemkab Tanggamus, serta ASITA, PHRI HPI, Pengusaha Kapal Wisata, hingga Penggiat Pariwisata di Lamsel.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar RI Dadang Rizki Ratman mengatakan, acara FGD ini penting dilakukan.
Dimana katanya, forum itu bertujuan untuk mendapatkan masukan dalam strategi pemasaran, promosi, maupun pengembangan pariwisata yang ada di Provinsi Lampung.
“Dari FGD ini, nanti masing-masing daerah membuat rekomendasi strategi yang tepat dalam melakukan pemasaran wisata. Tentukan acara atau buat perencanaan-buat yang bagus dan bisa dibuat sebagai branding di daerahya, ”kata Dadang.
Untuk itu Dadang berharap, ada sinergitas antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan dan pengacara-pengusaha untuk mengembangkan pariwisata di Lampung.
“Jadi, pemerintah kembali ke khittahnya, mensupport, mendukung, dan memfasilitasi. Karena harus membantah konsepnya, permainan maju saat dikeluarkan-pelakunya maju, ”katanya.
Sementara itu, Kepala Disparbud Lamsel Yuda Sukmarina mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan pariwisata untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019.
“Tujuan untuk membahas dan mencari masukan-masukan terkait pengembangan di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus,” kata Yuda ditemui sesaat sebelum acara berlangsung. (Marhadan/Saiful)









