oleh

Pairin Bakal Hadiri Musrenbang se-Kota Metro

Harianpilar.com, Metro – Walikota Metro A.Pairin bersama Wakilnya Djohan akan hadir di Musrenbang Kelurahan se-Kota Metro. Hal itu terkait adanya bantuan dana pusat yang diperuntukkan kelurahan se-Metro masintg-masing senilai Rp352,9 juta.

Kehadiran kedua pimpinan tersebut adalah untuk memonitoring perencanaan pembangunan di kelurahan sekaligus mencari masukan untuk menetukan pembangunan yang telah diatur juknisnya dari Mendagri.

Kepala Bapedda Kota Metro Bangkit Haruo Utomo menuturkan  musrenbang tingkat kelurahan yang akan dihadiri walikota dan wakilnnya dilakukan selama 22 hari, dimulai besok Senin 21 Janurai hingga Rabu 20 Februari.

“Walikota dan wakil akan melihat langsung, lantaran ingin mengetahui proses perencanaan dari kelurahan. Dan ini mungkin satu-satunya di Lampung,”ujar Bangkit, Minggu (20/01/2019).

Dikatakannya, tujuan Musrenbang untuk menentukan usulan-usulan yang akan diakomodir di tahun 2020 mendatang. Sementara prioritas pembangunan di tahun 2020, ada 5, pertama: pembangunan manusia yang berkarakter. Kedua: pembangunan infrastruktur dan wisata keluarga yang berwawasan lingkungan. Ketiga: peningkatan tata kelolah pemerintahan yang proforsional dan akuntabel. Keempat: perekenomian lokal melalui pemberdayaan masyarakat. Kelima: peningkatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan peternakan.

“Tahun ini Kota Metro mendapat alokasi dana melalui Pusat yang diperuntukkan kelurahan senilai Rp352,9 juta, yang akan menjadi porioritas pembangunan kelurahan,”tuturnya.

Dikatakannya, dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan bidang fisik, bidang  sosial dan bidang ekonomi. Yakni: infrastruktur,  sarana dan prsarana serta pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, ada tiga sumber pembiayaan untuk pelaksanaan usulan masyarakat. Yaitu: Pemkot telah mengangarkan dana Gerbang Bumi Sai Wawai untuk kelurahanan  senilai Rp150 juta. Lalu kegiatan OPD yang terkait dengan kelurahan dan bantuan pusat senilai Rp352,9 juta.

“Untuk dana Gerbang Sai Wawai senilai Rp150 per kelurahan diperuntukkan pemasangan lampu penerangan jalan. Sementara dana pusat senilai Rp352,9 juta untuk membangun fisik, sosial, dan ekonomi,”ucap Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo. (Zuli)