oleh

Polres Tanggamus Amankan TPS Daerah Terpencil

Harianpilar.com, Tanggamus – Sebuah perjuangan anggota Polres Tanggamus yang patut dihargai atas kerja keras demi pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dalam gelararan Pilbup Tanggamus dan Pilgub Lampung 2018 di daerah terpencil.

“Untuk sampai lokasi harus menyeberangi Teluk Semaka dan menempuh perjalanan darat menerobos hutan lindung dan perkebunan warga,” ujar Bripka Jhansen salah satu anggota Polsek Pematang Sawah saat menceritakan atas pengalaman nya dalam ajang Pilkada serentak 2018.

Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya harus menjaga dua TPS di Pekon Tirom kecamatan Pematang Sawah dengan mengawali tugasnya dari Kecamatan Pematang Sawa menaiki perahu bersama PPK, PPS dan rekan personil lainnya pada Minggu (24/06/2018) pagi. Goyangan perahu yang terkena hempasan ombak setinggi satu meter belum apa-apa dirasakan.

“Selama pelayaran singgah-singgah sambil turunkan logistik di beberapa pekon yang dilewati, dan tempat tugas saya termasuk yang paling jauh,” tambah Jonhansen, Minggu (1/07/2018).

Usai pelayaran tiga jam, perahunya pun sandar di perairan Pekon Tirom. Perjalanan laut sudah dilalui, tidak begitu berat karena hanya duduk di perahu meski harus tahan berjam-jam terombang-ambing di laut.

“Habis itu baru perjalanan darat, melewati jalan tanah karena melintasi perkebunan dan hutan lindung. Waktu lewati jalan itu pakai motor, ojek dari warga setempat. Jalannya sulit, naik turun bukit dan belok-belok, pokoknya jatuh bangun dari motor,” jelas Johansen.

Untuk persiapan pengamanan ke lokasi, dirinya cuma membawa pakaian dan makanan ringan sebagai perbekalan. Bagi personil yang tinggal di Pringsewu ini, tugasnya di lokasi adalah pengalaman pertama. Namun perjalanan laut, penerobosan jalan berat tidak surutkan niatnya untuk bertugas.

“Dibawa happy saja, ya hitung-hitung tugas sambil piknik,” kata Johansen yang mengaku susuri hutan lindung sampai lima kilometer sebelum sampai lokasi.

Segala keletihan, derita dalam perjalanan, tidak digubris oleh Johansen demi tugas pengamanan dua TPS di lokasi tersebut. Bahkan kini ia mengalami diare akibat makan tidak teratur selama bertugas selama lima hari di pedalaman.

“Selama tugas di sana sambutan warga bagus, mereka senang ada polisi berjaga, dan untung juga selama pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan lancar,” kata Johansen, yang tinggal di rumah kepala dusun setempat.

Ia mengaku ada pengalaman unik dari para warga pemilih, yakni, saat datang ke TPS langsung minta surat suara. Tanpa menyadari harus daftar dahulu sebagai validasi kesesuaian dengan DPT.

Namun itu dimakluminya sebab lokasi TPS juga ada di daerah pedalaman, kondisi kehidupan warga juga sederhana dengan rata-rata tinggal di rumah semi permanen. “Kalau pemilu ke depan tugas di sana lagi terima saja, namanya tugas,” ujar Johansen.

Sedangkan anggota lainnya yakni Brigadir Alan Prayogi mengaku beratnya medan yang dilalui membuat prodo kopling sepeda motornya terbakar. Akibatnya motor mengalami rusak berat dan minta pertolongan warga untuk mendorong.

“Kejadian itu habis dari pengamanan, dalam perjalanan pulang,” ujar Alan yang bertugas mengamankan dua TPS di Dusun Kuyung, Pekon Sukapadang, dan Dusun Padaganan, Pekon Kejadian, Kecamatan Cukuh Balak.

Lokasi tempat Alan bertugas sepenuhnya perjalanan darat, namun agar sampai ke lokasi butuh perjuangan yang berat pula. Sebab menyusuri jalan tanah di perbukitan, tanjakan dan turunan curam, serta seberangi tiga sungai. Perjalanan sampai lokasi selama satu jam, selepas jalan aspal.

“Pokoknya kalau jatuh dari motor sudah tidak terhitung, jalannya ngerel (lubang alur), licin juga karena habis hujan. Harusnya pakai motor ban rantai,” kata Alan.

Untuk ke lokasi, Alan berangkat dari Polres Tanggamus Selasa (26/06/2018) pagi, membawa perbekalan pakaian, makanan dan air minum. Anggota Polsek Cukuh Balak ini menginap dua hari untuk pengamanan TPS dengan menginap di rumah kepala dusun setempat.

Selama di lokasi, sambutan warga bagus, mereka antusias menjadi pemilih dari mulai pencoblosan sampai perhitungan. Dan ke depan jika ditugaskan ke lokasi yang sama, berencana menyewa ojek warga sekitar karena pengalaman sampai prodo kopling motor terbakar. (Asis)