Harianpilar.com, Tanggamus – Berdasarkan data di Lembaga Penjamin Mutu Pendidian (LPMP) Provinsi Lampung, mutu pendidikan kabupaten tahun 2016 naik signifikan berada di peringkat 14 dari 15 kabupaten/kota se- Provinsi Lampung dengan nilai standar nasioanl pendidikan (SNP) 1,79 tahun pada akhir tahun 2017, mutu pendidikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) berdasarkan reputasi delapan standar nasional pendidikan nilai SNP ini 5,22 Kabupaten Tanggamus berada pada peringkat ketiga dari 15 kabupaten/kota se Provinsi Lampung.
“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan beserta seluruh pengawas tenaga pendidik dengan mempercepat berpuas diri atas prestasi yang telah dicapai kita harus lebih memilih untuk menjadi lebih baik,” kata inspektur upacara Komandan Kodim 0424 Letkol Inf. Anang Asto Utomo mewakili Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin, Rabu (2/5/2018).
Dalam rangka upacara tersebut yang dilaksanakan pada pukul 7.30 Wib yang di pimpin sebagai inspektur upacara Komandan Kodim 0424 Letkol Inf. Anang Asto Utomo mewakili Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin.
Turut hadir dalam peserta upacara tersebut Ferkompinda Kabupaten Tanggamus, Sekretaris Daerah, beserta para pejabat pimpinan tinggi Pratama administrator dan pengawas Pemerintah Kabupaten Tanggamus, kepala intansi vertikal /BUMN se-Kabupaten Tanggamus, ketua dan pengurus tim penggerak PKK Kabupaten Tanggamus, para Camat se Kabupaten Tanggamus, beserta tokoh masyarakat tokoh agama tokoh pemuda dan ishani Kabupaten Tanggamus dan peserta upacara.
Sambutan PJ Bupati dalam hal ini disampaikan oleh Komandan Kodim 0424 letkol inf.Anang Hasto Utomo menyampaikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 menetapkan bulan Mei 2018 sebagai bulan Pendidikan dan Kebudayaan oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 116 tahun 1959 hal ini merupakan wujud nyata kebenaran pemerintah akan pentingnya pendidikan negeri ini yang yang dilatarbelakangi oleh sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita seperti Ki Hajar Dewantara yang lahir tanggal 2 Mei 1889. peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018 berdasarkan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia 17445/MPK.A/TU/ tahun 2018 tanggal 29 Maret 2018 perihal pedoman peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018.
“Di hari pendidikan nasional ini atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengapresiasi pada semua pihak pada semua pelaku pendidikan di manapun berada yang telah mengambil peran aktif untuk mencerdaskan saudara sebangsa setanah air. Hari Pendidikan Nasional juga dilaksanakan di sekolah-sekolah di Kabupaten Tanggamus karena peringatan Hari Pendidikan Nasional pada hari ini bertemakan “menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan “ucapnya.
Ia melanjutkan, Guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adalah merupakan tanggung jawab kita bersama. Oleh ini saya sampaikan karena Tri pusat pendidikan atau pihak-pihak yang bertanggung jawab akan pendidikan adalah pemerintah keluarga dan masyarakat.
Seratus sepuluh tahun yang lalu, lanjutnya, tepatnya tanggal 20 Mei 2019 08 berdiri organisasi politik pertama yang yaitu “Budi Utomo”yang dipelopori oleh dokter Wahidin Sudirohusodo. Salah satu inspirasi yang bisa kita serat dari berdirinya Budi Utomo adalah munculnya sumber daya manusia Indonesia yang terjadi memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul Inilah semangat kebangsaan nasional dimulai. Karena NKRI adalah negara demokrasi berlandaskan ideologi Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat komitmen terhadap NKRI sangat penting setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa ancaman dan tantangan akan Ketuhanan Negeri selalu datang bagan melalui kemajuan teknologi digital ancaman radikalisme dan terorisme mendapatkan media baru untuk penyebaran paham dan artinya.
Proklamator dan presiden pertama RI Ir Soekarno pernah menekankan tentang pentingnya membangun karakter bangsa menurut beliau membangun suatu negara membangun ekonomi membangun teknik membangun pertahanan pertama-tama dan pada tahap utamanya adalah membangun jiwa bangsa tentu saja kalian adalah perlu Tetapi kalian saja tanpa dilandaskan pada jiwa yang besar tidak akan dapat mungkin mecapai tujuannya,” pungkasnya. (Sis)









