Harianpilar.com, Lampung Utara – Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk membawa Nenek tua Sumirah (60) warga Purwokerto, Jawa Tengah ke rumah Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi, Minggu (25/3/2018)
Ketua PC IMM Lampura Ahmad Nawawi mengaku sangat perihatin melihat seorang wanita tua sakit yang terlonta lonta tidur dikursi yang tidak beralas dan mengandalkan belaskasihan orang lain.
Untuk mempertahankan hidupnya, dia hanya mengandalkan makanan dari orang lain.
“Saya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Tak lama kemudian, mobil ambulans Dinas Kesehatan tiba ke laokasi. Kami langsung membawa nenek tersebut ke RSUD Ryacudu, Kotabumi guna mendapatkan perawatan,” tukasnya.
Sesampainya di RSUD Ryacudu, nenek lansung mendapat perawatan intensif. Salah satu dr yang merawat menyarankan agar nenek tersebut dititipan ke yayasan supaya bisa terpantau. Melihat kondisi beliau juga sudah uzur.
Saya sangat mengapreiasi pemerintah daerah yang telah melakukan langkah cepat dengan membawa nenek ke RSUD Ryacudu untuk dilakukan penanganan tenaga medis. Mengingat kondisinya sangat lemah karena tidak bisa makan akibat penyakit sariawan yang dideritanya. “Kalau tidak cepat ditangani, maka akan membahayakan nyawa nenek. Apalagi disini dia tidak memiliki keluarga maupun sanak pemilu, saat ditanya dia tidak tahu dimana keberadaan keluarganya,” ujar dia.
Sementara Plt Bupati Lampura Sri Widodo memuji langkah IMM. “Sungguh mulia apa yang dilakukan PC IMM. Begitu mendengar informasi kader IMM Lampura yang peduli dengan nenek tua dengan cara membantunya. Maka saya langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera membawa nenek tersebut ke RSUD Syacudu.
“Menurut saya jajaran kami sudah tepat melakukan langkah dengan membawa Sumirah (60) ke RSUD Ryacudu, supaya bisa langsung ada penanganan oleh tim medis. Karena melihat kondisi yang sangat lemah, supaya bisa terawat. Saya memerintahkan Kepala Dinas Sosial Erwin dimasukkan nenek itu ke Yayasan Aulia Rahman yang berada di Bandarlampung. Untuk diketahui yayasan tersebut merupakan mitra pemkab Lampura untuk kaum Disabilitas,” tutup dr spesialis penyakit dalam itu. (iswant/yoan)








