oleh

Debat Pilgub Lampung, Fokus Tiga Tema

Harianpilar.com, Bandarlampung – Tiga tema bakal menjadi ujian bagi para paslon dalam debat pilgub Lampung yang akan digelar masing-masing pada 7 April, 28 April, dan 11 Mei. Ketiga tema yang akan diuji itu antara lain permasalahan sosial politik (Sospol) pada debat 7 April, pembangunan ekonomi dan agrobisnis pada 28 April, kebudayaan dan pariwisata serta pendidikan pada 11 Mei.

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, tiga tema besar itu disusun oleh tim perumus yang berjumlah sembilan orang. Setiap pelaksanaan debat akan dipandu oleh tiga orang panelis.

“Masalah nama-nama perumusnya tidak boleh dipublikasikan, ntar ada yang mendatangi kalau ketahuan,” ujarnya belum lama ini.

Nanang juga memastikan bahwa pelaksanaan debat kandidat akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional dan lokal.

“Untuk stasiun televisi nasional adalah Metro TV. Sementara stasiun televisi lokal ada lima, yakni Siger TV, Tegar TV, I-News TV, Radar TV, dan TVRI, Kemudian Radio Republik Indonesia (RRI),” jelasnya.

“Masalah waktunya malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Untuk tempat belum fix, masih akan dirapatkan,” imbuh Nanang.

Terkait durasi debat, Nanang menjelaskan, debat kandidat Pilgub Lampung akhirnya disepakati tiga kali dengan 90 menit tiap debat. Diharapkan, debat berlangsung produktif, demokratis dan santun.

Ia juga mengatakan, esensi debat yakni pasangan calon menyampaikan visi misi dan program kerjanya yang jelas.

“Kami mohon kepada 4 pasangan calon agar menciptakan debat kandidat yang produktif bisa sampaikan dengan baik visi misi programnya, tetapi juga bersikap demokratis dan santun, kalau pun ada mengkritik sampaikan kritik yang baik, karena kami menghendaki debat kandidat itu original, artinya diliput oleh televisi apa adanya,” tegasnya.

Kalau misalnya ada perbedaan yang tajam itu ditampilkan oleh televisi dan secara langsung disiarkan oleh Radio Republik Indonesia.

“Nanti kami akan bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Lampung, bahwa khusus debat ini adalah forum pasangan calon untuk menampilkan dirinya sebaik mungkin, untuk dipilih masyarakat Lampung,” terangnya.

Karena hasil debat kandidat yang disampaikan paslon itu berpengaruh terhadap pemilih di hari H pencoblosan.

“Jadi evaluasi terakhir itu pada 27 Juni 2018 hari pemungutan suara, oleh karena itu debat kandidat juga mengharapkan, paslon dinilai dari verbalnya, sikapnya dalam berkata bertutur, kemudian visi misi nya lengkap, apa yang dipikirkan calon disampaikan pada saat debat kandidat,” jelasnya.

Kesepakatan terakhir semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. “Nanti bisa saja calonnya, atau wakilnya. Kita mengharapkan tampil terus mereka pasangan calon ini,” katanya. (Ramona).