Harianpilar.com, Bandarlampung – Pengurus Provinsi (Pengprov) Lampung, Indonesia Karate Do (Inkado) menggelar ujian kenaikan tingkat Kyu, di Gedung Olah Raga Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung, Minggu (18/3/2018).
Ujian kenaikan tinggkat Kyu kali ini, di ikuti Sekitar 300 peserta PP Inkado Kabupaten/Kota Provinsi Lampung. Selain itu, ujian kali ini merupakan momentum yang cukup mengembirakan bagi seluruh pengurus PP Inkado Lampung, karena bertepatan pada hari ulang tahun Inkado ke 46, yang jatuh pada 18 Maret 2018.
Ketua pelaksana Dedy Haryadi mengatakan, ujian kenaikan Tingkat Kyu (UKT ) tingkat Kyu ini merupakan kegiatan rutin dari Pengprov Inkado Lampung sebagai bahan untuk mengevaluasi. Mulai dari latihan para karateka, dan untuk meningkatkan kemampuan para karateka. Selain itu juga, UKT ini untuk membina mental para karateka menjadi pribadi yang tangguh dan bermental juara.
“Selain dilangsungkannya UKT. Kami juga akan melakukan pemotongan nasi tumpeng. Hari ini bertepatan dengan HUT Inkado Lampung yang ke-46. Kami berharap dengan usia ini, Inkado Lampung mampu meraih banyak prestasi,” kata Dedy.
Ketua Harian Pengprov Inkado Lampung DY Muladi BE mengatakan, UKT ini ajang untuk mencari bibit-bibit karateka yang berpotensi dan juga mengevaluasi persiapan karateka menghadapi berbagai kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Ia berharap kepada para pelatih disetiap dojo yang ada di 15 kabupaten/kota agar benar-benar menyiapkan para karatekanya sebaik mungkin.
“Saya ingin pelatih disetiap dojo membina karateka yang handal dan mampu menguasai teknik-teknik. Dan mampu menjadi unggulan baik ditingkat perguruan Inkado, maupun Forki. Kami juga mengirimkan wasit terbaik kami ke ajang Piala Mendagri di Palu besok,” ujar pria yang juga pengurus Forki Lampung ini.
Muladi juga menegaskaskan, tidaklah mudah untuk menjadi karateka yang handal. Selain harus memperbanyak latihan. Mental juara dan fisik yang kuat harus dimiliki. Karate merupakan olahraga yang membutuhkan fisik yang kuat. Jadi melalui UKT ini setiap karateka diharapkan mampu memperbaiki setiap kekurangan yang dimiliki. “Saya ingin setelah UKT para karateka bisa menjadi katateka yang tangguh,” tegasnya. (Mar)









