Harianpilar.com, Pesawaran – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran ditahun anggaran 2018 ini, menyiapkan alokasi anggaran senilai Rp17 miliar. Adapun item peruntukkannya yakni guna penyelenggaraan pelaksanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Rehab Lokal Kelas serta perbaikan Jamban sekolah dan Pembangunan PAUD.
Kepala Dinas H Fauzan Suaidi menjelaskan anggaran peruntukkan kegiatan yang diselenggarakan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat sebanyak Rp16 miliar, dan dari APBD sebesar Rp1 miliar.
“Kita hanya sebatas fasilitator, dengan membangun hubungan dengan pusat. Alhamdulillah pusat mengalokasikan anggaran dari DAK, meskipun tidak sepenuhya seperti yang kita ajukan. Dan saat ini Kementrian Pendidikan (Kemedikbu) telah melakukan verifikasi data dapodik terkait sasaran sekolah yang akan mendapatkan DAK. Setelah sebelumnya Kemendikbud menurunkan konsultan guna validasi pendataan kelayakan sasaran yang akan menerima bantuan DAK merupakan sekolah yang rusak berat dan belum tersentuh pembangunan,” kata Kadisdikbud Pesawaran, Fauzan Suaidi diruang kerjanya,Senin (5/2/2018).
Lebih jauh Fauzan menyampaikan, terkait peruntukkan alokasi anggaraan bersumber dari APBD hanya terbatas pada pembangunan PAUD. Namun kendati demikian , sambung Fauzan, PAUD yang menjadi sasaran merupakan PAUD yang telah berbentuk yayasan. Dan selain itu, keberadaan tanah dan bangunan telah terdaftar pada notaris. Sedangkan DAK bersumber dari APBN peruntukkannya guna RKB dan Rehab Lokal serta Perbaikan Jamban, dan hal itu telah ditentukan oleh Kemendikbud.
Selanjutnya Fauzan mengatakan, terhitung sejak medio tahun 2016 hingga sampai ditahun 2018 ini, pembangunan dilingkungan satuan pendidikan pesawaran baik itu untuk RKB maupun Rehab Lokal dan perbaikan infrastruktur lainnya telah mengalami peningkatan progres pembangunan.
“Nanti kita akan expos jika sejak tahun 2016, sampai sekarang pembangunan di lingkungan satuan pendidikan Kabupaten Pesawaran mengalami peningkatan,” ujar mantan Kadispora Pesawaran itu (Fauzan-red).
Kemudian saat disinggung waktu pelaksanaan kegiatan ditahun ini, Fauzan menerangkan, dimungkinkan dibulan ketiga tahun 2018 ini semua kegiatan sudah bisa berjalan. “Untuk saat ini kita sedang membahas estimasi anggaran untuk pagu setiap unit perbaikan Jamban sekolah tersebut. Sementara untuk penyelenggaraan dari alokasi DAK pusat kita masih menunggu SK ketetapan sasaran sekolah dari Kemendikbud” Urai Fauzan diakhir pembicaraan. (Fahmi/Mar)









