Harianpilar.com, Tulangbawang – Bupati Tulangbawang Hj. Winarti menyoroti lemahnya pelayanan kesehatan yang diberikan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala. Kendati RSUD Menggala sudah tipe B, hal itu masih banyak masyarakat Tulangbawang yang dirujuk keluar daerah, dan tidak dilayani di RSUD Menggala.
”Semestinya RSUD Menggala sudah mampu melayani pasien tersebut jika memang fasilitasnya tersedia sebagaimana layaknya Rumah Sakit tipe B. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak keluhan dari masyarakat Tulangbawang mengenai pelayanan kesehatan yang diterima terutama mengenai sistem rujukan.” Kata Winarti dalam acara sarasehan dan musyawarah cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diadakan di Hotel Le’man, Unit II Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (16/1/2018).
Dalam acara sarasehan dan musyawarah cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diadakan di Hotel Le’man, Unit II Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti berharap agar para doktor dan tenaga kesehatan lainnya dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya masyarakat miskin yang membutuhkan.
Winarti berpesan, contohlah daerah yang pelayanan publiknya bagus. Jika pelayanan publiknya bagus, maka secara otomatis rakyatnya akan sejahtera.
“Mengapa kita harus malu untuk mencontoh yang baik, apalagi ini terkait dengan kebutuhan dasar manusia yaitu kebutuhan kesehatan. Sekali lagi saya menggugah seluruh tenaga kesehatan untuk bersama-sama bergotong royong meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Winarti, masyarakat suatu daerah akan sejahtra apabila pelayanan publik telah berjalan dengan baik, sehingga Setandar Pelayanan Minimum (SPM) dalam pelayanan publik yang merupakan hak masyarakat dapat benar-benar diberikan.
Bupati menggugah seluruh dokter di Tulangbawang. “Mari kita gunakan hati nurani kita. Kita dulu berkomitmen untuk menjadi petugas kesehatan adalah untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat miskin. Jangan lagi bicara karena penghasilan kecil, sehingga kita mengorbankan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,“ ujarnya sambil meneteskan air mata.
Bupati juga menggugah tenaga kesehatan untuk bersama-sama bergotong royong dalam meningkatakan pelayanan kesehatan. (Merizal/Mar)









