Harianpilar.com, Bandarlampung – DPP PDIP akan mengeluarkan rekomendasi calon kepala daerah (Calonkada) Provinsi Lampung serentak dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Barat (Jabar) pada 15 Oktober mendatang.
“Rekomendasi sudah ada itu menurut Sekjend PDIP Hasto Kristyanto,” ujar Wakil ketua DPD PDIP Lampung bidang politik hukum dan HAM, Watoni Noerdin, saar diwawancarai, di kantor DPRD Lampung, Rabu (11/10/2017).
Watoni mengatakan dapat mengungkapkan langsung siapa orang yang bakal di usung tersebut.
“Kini dinamika politik di lampung kian dinamis, kita tunggu saja kewenangan yang bersangkutan. Rekomendasi itu sudah satu paket antara cagub dan cawagub,” kata Watoni.
Dimintai komentarnya, terkait dengan PDIP bakal sendirian mengusung calon, tanpa berkoalisi karena sudah cukup, Watoni mengungkapkan koalisi partai bisa saja mencair ditengah dinamika politik saat ini.
“Belum tentu demikian, Karena koalisi itu bisa saja cair, melihat situasi politik berkembang. Apalagi sejauh ini belum ada satu calon pun yang deklarasi dengan kecukupan koalisinya,” tegasnya.
Dikarenakan partai besutan Megawati Soekarno Puteri ini merupakan partai besar, dan ditunggu rekomendasi calonnya, menurut Anggota Komisi IV DPRD Lampung itu, Koalisi partai bisa saja terjadi dengan keluarnya rekom PDIP, sehingga manuver politik koalisi bisa berubah.
Watoni berharap, kader internal yang mendapatkan porsi untuk menjadi calon gubernur PDIP. Ditambah juga kepercayaan masyarakat terhadap partai politik saat ini berkurang, Watoni berharap partai berlambang Banteng Moncong putih ini tetap konsisten terhadap partainya wong cilik.
“Hal seperti ini tidak kami inginkan, sehingga kita sarankan ke partai agar konsisten, baik disetiap acara rakernas, rakerda dan kegiatan lainnya. Bahkan kami menyarankan harus diberikan reward bagi daerah yang tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap partai. Selain itu, Bahwa daerah tersebut harus ada kadernya yang dicalonkan sebagai kepala daerah,” kata dia. (Fitri/Mar)









