Harianpilar.com, Bandarlampung – Disaat kinerja Bank Lampung terpuruk, para petingginya mulai dari direksi hingga komisaris justru naik gaji dan mendapatkan fasilitas mobil mewah.
Yang anehnya lagi, kenaikan gaji dan pemberian fasilitas berupa mobil mewah jenis cammry keluaran terbaru ini justru disaat menjelang masa bhakti direksi dan komisaris akan habis.
Berdasarkan data yang di peroleh Harian Pilar, kenaikan gaji ini cukup tinggi karena mencapai 68 persen dari gaji sebelumnya. Untuk direktur utama kenaikan gajinya dari Rp45 juta menjadi Rp75 juta, untuk para direktur dari Rp40 juta naik menjadi Rp70 juta.
Sementara gaji Komisaris Utama dari Rp40 juta naik menjadi Rp70 juta, dan para komisaris naik dari Rp37 juta menjadi Rp65 juta.
“Kok bisa tau, dari mana? Iya memang ada kenaikan gaji para petinggi dan ada fasilitas kenderaan,” ujar sumber Harian Pilar yang enggan namanya di sebut, Rabu (20/9/2017).
Menurutnya, masa bhakti komisaris dan direksi memang akan segera berakhir. Sebab tanggal 25 September akan di gelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Lampung.”Kalau gaji naik sekarang kan menjadi dasar menentukan besaran pensiunan dan penghargaan para pengurus,” ungkapnya.
Disinggung kinerja Bank Lampung saat ini, sumber ini mengakui kinerja Bank milik Pemprov Lampung ini sedang jeblok baik laba maupun kreditnya. Bahkan target-target yang di tetapkan tidak tercapai terutama target laba dan kredit, sementara biaya operasional Bank makin naik.”Ya harus diakui seperti itu kenyataanya,” pungkasnya.
Sementara para direksi dan komisaris Bank Lampung hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi.(Budi/Minton Manurung)









