oleh

Tanah Longsor, Satu Orang Tewas

Harianpilar.com, Tanggamus – Akibat cuaca yang tidak menentu beberapa hari ini, mengakibatkan tanah longsor yang mengakibatkan satu orang meninggal tewas, Selasa (18/7/2017). Peristiwa yang naas itu terjadi sekira pukul 15.15 Wib diproyek pembangunan jembatan penghubung Pekon Landsbaw, Kecamatan Gisting dengan Pekon Campang, Kecamatan Sumber Rejo yang memang sudah beberapa waktu lalu rusak parah, tepatnya di Dusun Blok Mayer, Pekon Landsbaw, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili mengatakan, korban yang diketahui seoarang laki-laki bernama Lis (37) warga Bandar Lampung itu tewas tertimbun tanah saat tengah mengerjakan proyek pembangunan jembatan. Para pekerja proyek yang berjumlah 10 orang itu sedang melaksanakan pekerjaan menggeser batu yang berada dalam lubang. Malang tidak dapat disangkal, tanah yang berada diatas tebing galingan meluruk dan menimbun apa yang ada dibawah.

Delapan diantaranya berhasil menyelamatkan diri, tapi dua pekerja tertimbun. Mendapati dua rekannya tertimbun tanah, delapan rekannya yang dibantu oleh masyarakat sekitar melakukan pertolongan, Mardi Astanto (57) warga Pekon Gisting Bawah, Kec. Gisting berhasil diselamatkan, sementara korban tidak bisa diselamatkan lantaran saat sedang diupayakan evakuasi, longsor susulan kembali terjadi. Alhasil, tubuh korban tertimbun kembali.

“Namanya bencana, musibah tidak ada yang tahu. Korban tertimpa longsor susulan saat rekannya mencoba menyelamatkan dari reruntuhan tanah dari longsoran pertama. Tapi Allah berkata lain,” kata Kapolres.

Sekitar kurang lebih satu jam, akhirnya korban berhasil dievakuasi dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Pekon Campang dan Landsbaw tersebut dikerjakan oleh PT. Bintang Terang dari Bandar Lampung. Yang tentunya menjadi pihak yang bertanggung jawab akan kejadian ini.

“Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dilarikan ke RSU terdekat dan kemudian dibawa kerumah duka di Bandar Lampung.” ujar AKBP Alfis Suhaili.

Ia menambahkan, adapun langkah langkah yang dilakukan oleh pihak Kepolisian yakni memasang Police line, membantu warga dan pekerja dalam hal mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi – saksi dan melakukan lidik sidik lebih lanjut. (Agus)