oleh

Lampung Memasuki Puncak Musim Penghujan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Puncak musim penghujan pada akhir bulan Januari dan awal bulan Februari, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, terus tingkatkan pengawasan dan kewaspadaan dalam memberikan himbauan kepada masyarakat Lampung, khususnya di daerah rawan bencana.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Sugiyono mengatakan, Provinsi Lampung akan memasuki puncak musim penghujan, beberapa pekan ini  puncak musim penghujan ini sudah ditandakan dengan turunnya hujan secara terus-menerus apalagi curah hujan sudah mencapai ukuran tertentu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada dan dinas terkait terus tingkatkan kordinasi untuk mengadapi pancaroba,” jelasnya, melalui telepon selulernya, Kamis (22/1/15).

Pada akhir Januari hingga awal Februari puncaknya musim hujan masyarakat harus aktif waspada dan terhadap daerah yang banyak bukit, pegunungan dan pemukiman yang dekat dengan sungai atau bukit-bukit harap siaga menjadi petugas masing-masing.

Lebih lanjut Sugiyono menjelaskan, ada beberapa daerah sekarang ini yang rawan dengan bencana banjir, tertuma yang dekat dengan sungai.

“Kita menghimbau agar daerah atau pemukiman penduduk yang dekat dengan Sungai Way Rarem, Lampung Utara, Lampung Selatan, Tulang Bawang harus waspada ketika hujan turun, karena didaerah tersebut terdapat potensi bencana dan biasannya jika hujan datang kebanyakan orang istirahat dan malas beraktifitas,” paparnya.

Selain daaerah itu kota Bandar Lampung justru harus lebih waspada, karena dekat dengan lautan atau sungai dengan saluran yang mampet.

“Kadang masyarakat mengandalkan pemerintah saja tapi tidak memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, bukan di solokan atau irigasi, jika prilaku itu masih dibudidayakan lambat tahun akan berdambak buruk buat mereka sendiri, masyarakat harus ikut serta sukseskan program pemerintah,” ujarnya

Selain itu ada juga daerah rawan longsor diantaranya, pesisir barat dan Lampung barat, masyarakat yang bertempat tinggal disana harus waspada juga, dan kami lanjut Sugiyono sudah melakukan kordinasi dengan SKPD terkait, seperti dinas pertanian, perkebunan, kehutanan, BPBD dan tim sar, apabila ada informasi cuaca ektrim maka kita berikan link pada SKPD tersebut.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus lakukan kordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait rawanya bencana dimusim penghujan.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sobri mengatakan, beberapa hari terakhir potensi hujan yang mengguyur wilayah Bandarlampung cukup tinggi.

BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, terus memantau kondisi di lapangan, hujan disertai anggin kencang berpotensi terjadi longsor maupun banjir. Kalau daerah longsor ada dibeberapa wilayah di Provinsi Lampung, seperti Pesir Barat, Lampung Barat dan sebagian daerah Tanggamus. (Fitri/JJ).