Harianpilar.com, Bandarlampung – Universitas Bandar Lampung (UBL) menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) dan Seminar Nasional (Semnas) Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Provinsi Lampung. Kegiatan Semnas bertajuk “Kiat-Kiat Menembus Artikel Ilmiah Internasional Bereputasi” ini terlaksana di Auditorium Gedung L, Kampus B Pascasarjana Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Selasa (6/6/2017).
Diikuti 350 peserta terdiri pimpinan dan anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Lampung, Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Lampung, pengurus ADRI, pimpinan perguruan tinggi, hingga dosen se-Lampung. Mukerda dan Semnas ADRI Lampung ini dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) ADRI Lampung Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA, diisi para keynote speaker yakni Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Pendidikan Tinggi Dr. Sadjuga, M.Sc, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) ADRI Dr. H. Achmad Fathoni Rodli, M.Pd dan narasumber terdiri dari reviewer jurnal internasional dari Lampung Prof. Dr. Sutopo Hadi, M.Sc dan tim LPP Cendikia Lampung. Yusuf menyebut dilangsungkannya dua kegiatan di satu kesempatan ini, untuk mensinergikan kepentingan dosen Lampung, untuk bersama meningkatkan pengiriman dan publikasi jurnal ilmiah internasional yang terakreditasi bereputasi. Hal ini dapat pula meningkatkan kualitas dan kuantitas keterbutuhan guru besar di Lampung maupun nasional. “Terlaksananya kegiatan ini merupakan inisiatif dari para anggota (ADRI Lampung), setelah dilantik oleh DPP ADRI. Setelah itu, kita semua sepakat memformulasikannya dalam rapat kerja. Terlebih ada kewajiban dosen mempublikasikan jurnal ilmiah internasional, yang sangat mendesak di Lampung,” akunya. Dengan adanya Mukerda dan Semnas ini, Yusuf memastikan ADRI Lampung mendukung APTISI dan FPPTI Lampung, yang memiliki visi, misi dan tujuan sama, sesuai arahan Kemenristekdikti yaitu meningkatkan kualitas dosen melalui jurnal ilmiah internasional. “Hal ini menjadi prasyarat utama untuk meningkatkan jenjang akademik (dosen), yakni kewajiban menerbitkan artikel dan jurnal internasional bereputasi,”imbuhnya Pentingnya acara ini juga bercermin dari fenomena yang perlu dicermati dan diresapi, bahwa kondisi publikasi jurnal internasional dosen di Lampung, masih dibawah standar kelaziman tingkat nasional. “Agenda ini harus dioptimalkan, karena sebagai wadah sharing knowledge terkait trik-trik, coaching, hingga konsisten menjalankan aktivitas jurnal internasional. Sehingga setiap dosen terpacu menghasilkan karya terkontribusi secara global. Alhamdulillah, dari kumpulan artikel internasional dosen Lampung diterbitkan menjadi buku monograf. Buku ini bisa digunakan sebagai panduan dalam meningkatkan Kum-dosen,”papar Yusuf yang juga Rektor UBL ini. Sedangkan, Achmad Fathoni mengapresiasi terlaksananya Mukerda dan Semnas DPD ADRI Lampung. Disamping komitmen dan bukti konkret pimpinan beserta anggota DPD ADRI Lampung dalam memajukan satu-satunya organisasi profesi naungan dosen di Indonesia ini. Kegiatan ini masuk dalam ke-15 rangkaian agenda DPD ADRI Lampung ditingkat nasional.“Saya pastikan melalui kegiatan ini, ADRI Lampung menjadi the best-nya ADRI diseluruh Indonesia,”sanjungnya. Melalui Mukerda dan Semnas ini pula, Achmad Fathoni meminta semua stakeholder ADRI Lampung perlu mengkolaborasikan publikasi jurnal internasional melalui berbagai media publishing, termasuk online. “Disamping tetap ada upaya pendampingan berkala dan berkerjasama dengan kementerian dan lintas struktur. Agar tidak hanya jurnalnya terpublikasi, tapi juga dimudahkan upaya ADRI tiap provinsi, dalam mencetak guru besar diberbagai bidang ilmu,”jelasnya. Dalam kesempatan itu, Achmad menyanjung terbitnya buku monograf kumpulan karya jurnal internasional dosen Lampung. Rencananya buku ini akan dishare online DPP ADRI untuk keperluan ADRI seluruh Indonesia. Bahkan, rencananya DPP ADRI akan menjadikan ADRI Lampung sebagai piloting project sentral streaming untuk publikasi jurnal internasional dosen keseluruh dunia. “Kita akan mulai sosialisasinya di perwakilan pengurus internasional ADRI, diluar negeri yakni Australia, Inggris, dan berbagai negara lain, yang beranggotakan dosen Diaspora (dosen Indonesia yang berkiprah diluar negeri),”pungkasnya. (Mar/Lis)









