Harianpilar.com, Lampung Selatan – Sekitar lima perampok bersenjata api (senpi) menyatroni rumah Asep Didi (30), pengusaha getah karet warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan (Lamsel) pada Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 02.03 WIB.
Kawanan perampok berhasil membawa kabur uang senilai Rp27 juta milik korban.
Asep Didi mengatakan, kejadian sangat cepat. Saat itu dia sedang menonton TV dan mendengar suara motor berhenti di depan rumahnya.
“Saya melihat mereka lewat jendela kamar. Ada sekitar lima orang membawa tiga motor memakai jaket hitam dan topeng dengan membawa senjata api menghampiri rumah saya,” ujar dia, Senin (24/4/2017).
Saat itu dia langsung berteriak meminta tolong dan menahan pintu rumah. Namun, kawanan perampok itu berhasil merengsek masuk.
“Mereka berhasil mesuk setelah mendobrak pintu memakai balok besar yang ada di depan rumah. Dua kali dobrak, mereka berhasil masuk dan langsung menodong saya dengan senjata api,” ujarnya.
Kawanan perampok itu kemudian mengancam istri dan anaknya. “Saya diikat di ruang tengah dan istri serta anak saya dibawa ke kamar untuk menunjukkan tempat uang,” ucapnya.
Sekitar sepuluh menit, pelaku kabur membawa uang sebesar Rp27 juta dari laci make up istrinya. “Setelah itu mereka kabur,” tukasnya.
Siswanto (34) kakak korban, kaget saat mendapat kabar bahwa rumah adiknya disatroni perampok bersenjata api. “Dari cerita tetangga sebelah ini juga mereka takut untuk menolong karena kelima pelaku itu membawa pistol semua,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, dia bersama adiknya sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Jatiagung, Lampung Selatan.
Terpisah, Kapolsek Jati Agung Iptu Timur Irawan mengatakan, polisi saat ini masih melakukan pengembangan dan memeriksa TKP. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku perampokan tersebut jaringan lama atau tidak. “Kita tidak berandai-andai, sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan. (*)









