Harianpilar.com, Bandarlampung – Sebagai program studi (Prodi) yang mengedepankan penciptaan alat dan aplikasi komputer yang bermanfaat bagi kehidupan orang banyak. Prodi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bandar Lampung (TI FIK UBL) tengah merealisasikan berbagai produk teknologi komputerisasi (digitalisasi) berkualitas, yang diciptakan sivitas akademika dan alumni TI FIK UBL.
Kaprodi TI FIK UBL, Marzuki, S.Kom, M.Kom membenarkan penciptaan berbagai alat teknologi, bisa masuk kesemua lini kehidupan manusia. Baginya, langkah ini bentuk kemandirian FIK UBL terhadap teknologi, yang diselaraskan berdasarkan tren, kreasi, dan kebutuhan masyarakat lokal.
“Semoga dengan penciptaan produk ini, bisa memudahkan banyak hal, dan melakukan apapun. Penciptaan berbagai item ini kita kembangkan berupa karya baru, maupun pengembangan produk konvensional (lama). Tentu dengan kreasi, dan inovasi dimiliki anak-anak (mahasiswa) kita,”ujarnya.
Terkait jenisnya, Marzuki beberkan seperti bakal lauching dan serah terimanya Bandar Lampung Intelligent Transportation System (BLITZ), digedung B, Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Pascasarajana UBL, Selasa, 11/4/2017 mendatang.
“Alat ini menimalisir ketergantungan penggunaan alat luar, dalam mengatur tata kelola lalu lintas. Mulai lampu merah, keteraturan kendaraan, marka,pengguna jalan dan transportasi. Blitz mengkoneksikan sistem, konten, dan data center,yang dapat menyentuh seluruh komponen ada. Sehingga berdampak, pihak berkepentingan dapat merekayasa lalu lintas dengan baik,”terangnya.
Selain Blitz, Prodi TI FIK UBL juga mengembangkan CCTV canggih dengan harga terjangkau. “Fungsi dipenggunaannya luas, tidak hanya diperumahan dan instansi. Hingga dijalan raya dan berbagai tempat dengan akses luas, sehingga dapat dimanfaatkan banyak pihak,”imbuhnya.
Selebihnya, TI FIK UBL berhasil memenuhi prasyarat masuk dalam Program Insentif Program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi –Perguruan Tinggi (CPPBT-PT) 2017, didanai Kemenristekdikti, berangsur 1-2 tahun kedepan. Karena dianggap mampu merangkum berbagai produk teknologi mahasiswa, dosen dan alumni, bernilai tinggi.
“Selain kedua produk sebelumnya (Blitz dan CCTV canggih-terjangkau), yang diakomodir dalam penilaian CPPBT-PT yakni realiasi (produk) Smart Vertical Agriculture (SVA), otomatisasi hidroponik berbagai tanaman, efeknya terbentuk green house. Hingga bakal merealiasi aplikasi nelayan. Kesemua ini countinity project, dengan harapan terbentuk smart community,”jelasnya.
Diakui Marzuki, terciptanya bakal berbagai produk komputerisasi, berangkat dari hasil karya tugas akhir (TA) mahasiswa semester akhir. Lewat berbagai karya ini, tidak hanya mengimplementasikan hasil pembelajaran teori dan praktek perkuliahan.
“Fungsi alat ini diharap dapat menimalisir tiap kesalahan benak dan perilaku pada diri manusia. Sehingga penggunaan teknologi, dapat dilihat diberbagai perspektif. Kita bisa belajar dan berkembang melalui teknologi yang ada,”bebernya.
Termasuk bakal mengimplementasikan berbagai ilmu baru, melalui berbagai literatur maupun berbagi kerjasama bersama berbagai pihak. Seperti Pusat Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Institut Teknologi Bandung (PPTIK ITB) hingga berbagai Non-Governmental Organization (NGO) ditingkat provinsi Lampung dan nasional.
“Kita perlu kolaborasi bersama berbagai pihak maju, sehingga menghasilkan sesuatu baru. Hal itu akan menyimbangkan peran kita dengan pihak luar. Dengan kesinergisan, akan mengangkat (nama) dan peranan kita (UBL) diberbagai bidang. Terciptanya berbagai teknologi, didukung modernisasi, membuat peradaban kekal. Karena aplikasi teknologi dukung pelestarian kearifan lokal,”tukasnya. (Minton)









