oleh

KADIN Upayakan Pembangunan 8 Halte

Harianpilar.com, Bandarlampung – Wacana pembangunan 8 halte Bus Trans Lampung hingga kini belum ada kepastian. Sebab Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung sampai saat ini belummerealisasikan itu karena terhalang devisit anggaran.

Untuk meringangkan beban pemerintah itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung berupaya memfasilitasi PT. Trans Lampung Utama untuk menggandeng perusahaan-perusahaan besar guna membantu pembangunan halte Bus Trans Lampung.

PT. Trans Lampung Utama merupakan salah satu perusahaan yang diamanatkan Pemerintah Provinsi Lampung dan Dishub Lampung sebagai regulator membantu membenahi angkutan publik di Lampung menjadi mode transportasi yang aman, nyaman dan hemat.

Direktur PT. Trans Lampung Utama, Husni Tamrin, mengatakan, kepastian akan dibangunkannya 8 halte oleh Dishub Lampung masih belum ada akibat adanya devisit anggaran di dinas tersebut.

“Apakah jadi dibuatkan satu atau dua dari delapan halte tersebut saya juga belum tau, kami sih ikut saja, dikasih ya syukur-syukur, kalau tidak ya kita ini juga lagi berusaha cari cara lain, tidak hanya mengandalkan Dishub Lampung saja,” ungkap Husni Tamrin, Kamis(6/4/2017).

Namun, kapan akan terealisasinya Husni juga belum bisa memastikan apakah ditahun ini (2017) atau ditahun 2018 mendatang.”Tetap terealisasi, tapi kapannya saya juga nggak tau 2017 ini atau tahun depan,”singkatnya.

Kadin Lampung beberapa waktu lalu telah melakukan pertemuan dengan beberapa pihak perusahaan besar termasuk PT. Trans Lampung untuk membangun konsep penyokong pertumbuhan perekonomian di Lampung, salah satunya konsep pembangunan halte untuk bus Trans Lampung.

“Kadin kan bisa mengakomodir beberapa perusahaan yang ada progam CAR-nya, maka dari itu kami juga lagi mencoba membuat konsep baru agar lebih Representatif aja dan baru bisa kami share ke beberapa perusahaan yang mau membantu,”imbuhnya.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut soal pembangunan 8 halte oleh Dishub Lampung, Husni menyarankan untuk menghubungi atau menemui kepala bidang(Kabid) sarana dan prasarana Dishub Lampung, namun hingga saat ini diturunkan Kepala Dishub maupun Kabid-nya tidak dapat dihubungi. (Ramona)