oleh

Pemberian Insentif Pengasuh Agama Kurangi Beban Ekonomi

Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Pemberian insentif kepada para pengasuh agama di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) membawa dampak yang positif bagi masyarakat. Hal tersebut dirasakan sangat membantu, serta dapat mengurangi beban ekonomi bagi para pengasuh agama.

Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam upaya mewujudkan Pembangunan diberbagai bidangnya, senantiasa mempertimbangkan berbagai sisi lainya. Selain kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan utama setiap pembangunan, sisi keagamaan juga tak luput dari perhatian. Dan masyarakat dengan ahklak yang positif adalah salah satu hal yang dipertimbangkan.

Muhamad Roffi’I, guru membaca Al Qur’an (guru ngaji) yang mengajar di Tiyuh Lesungbakti Jaya, Kecamatan Lambu kibang, Kabupaten Tubaba di kediamnnya Selasa (14/3/2017) menyatakan terimakasih kepada Pemerintah Daerah ytang telah membantu beban ekonomi keluarganya.

“Kami sangat berterimasih kepada Pemda. Perhatian dari sisi keagamaan sangat dirasakan dengan adanya program yang memberikan insentif bagi para pengasuh agama seperti tahun 2016 lalu. Dimana itu cukup membantu dan meringankan beban ekonomi keluarga, sehingga konsentrasi dalam memberi pengajaran,” tuturnya.

Terpisah Mansur Yusuf, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Masyarakat (Kesra) Kabupaten Tubaba saat dihubungi melalui telephon selulernya, didampingi oleh Roffik Ridwan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Bina Mentalnya membenarkan hal tersebut. Kegiatan tersebut digalakan Pemkab Tubaba melalui Bagian Kesranya ditahun anggaran 2016 lalu, kembali mengajukan anggaran di tahun 2017.

“Alhamdulillah, memang terbantunya para pengasuh agama adalah salah satu tujuan dari kegiatan kita. Pada tahun anggaran 2016 lalu, ada 900 lebih pengasuh agama yang terdaftar pada kegiatan itu. Mereka terdiri dari guru ngaji, penjaga Masjid (Marbud), pengasuh Agama Buda, dan pengasuh Agama Protestan, serta pengasuh Agama Khatolik yang tersebar di Tubaba,” kata dia.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang ada di Kabupaten Tubaba, tidak terlepas dari peran serta dukungan masyarakat. Hal tersebut akan sangat dipengaruhi oleh berbagai sisi dan salah satunya adalah ahklak positif para masyarakat. Dan hal tersebut merupakan salah satu sisi yang cukup dipertimbangkan guna kembali mengajukan Kegiatan insentif pengasuh agama.

“Masyarakat dengan ahklak yang positif dapat terbentuk dari berbagai hal. Salah satunya adalah pendidikan yang cukup dibidang keagamaan. Dan secara langsung atau tidak itu cukup berpengaruh dalam keberlangsungan pembangunan. Dan ditahun anggaran 2017 ini sangat diharapkan dapat terealisasi kegiatan yang kembali kita ajukan ini,” paparnya. (Epri/Mar)