oleh

Renovasi Gedung BP3K Tubarat Diduga Bermasalah

Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Proyek renovasi beberapa Gedung Balai Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan milik Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun anggaran 2016 diduga bermasalah.

Pasalnya kondisi gedung-gedung Balai Penyuluhan yang di renovasi itu kondisinya justru banyak mengalami kerusakan. Bahkan, terkesan seperti tidak dilakukan renovasi.

Proyek renovasi Gedung Balai Penyuluhan itu diantaranya Renovasi Gedung BP3K Kecamatan Way Kenanga yang terletak di Kecamatan Waykenanga senilai Rp60 juta, Renovasi Gedung BP3K Lambu Kibang yang terletak di Kecamatan Lambukibang senilai Rp77,5 juta.

Kemudian, Renovasi Gedung BP3K Tulangbawang Udik di Kecamatan Tulangbawang udik senilai Rp75 juta, dan Renovasi Gedung Pertemuan BP3K Tulangbawang Tengah di Kecamatan Tulangbawang tengah senailai Rp20 juta.

Berdasarkan penelusuran di lokasiproyek-proyek ini, ditemukan banyak kerusakan di gedung-gedung balai penyuluhan itu. Seperti pada kaca jendela pecah, plafon yang rembes, talang air sisi atap rusak. Begitu juga bagian lantai luar gedung banyak yang rusak.

Mantan Kepala BP4K yang kini menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tubarat, Hidarsan, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek-proyek tersebut adalah Proyek milik BP4K setempat yang dikerjakan pada tahun anggaran 2016 lalu.

“Memang benar ada beberapa proyek pekerjaan rehap Gadung BP3K milik BP4K Kabupaten kita pada tahun anggaran 2016 kemarin. Seingat saya, ada empat titik. Yakni Gedung BP3K Kecamatan Tulangbawang tengah, Tulangbawang udik, Lambu kibang, dan Gedung BP3K Kecamatan Waykenanga,” terangnya.

Namun, Hindarsyah enggan berkomentar lebih jauh saat di tanya kondisi gedung-gedung yang di renoveasi itu. Hindrarsyah hanya mengklaim semua sudah di kerjakan sesuai ketentuan.”Tanyakan langsung kepada pihaknya yang lebih mengetahui hal tersebut. Akan tetapi segala sesuatu telah di laksanakan dengan sebagaimana mestinya,” kilahnya. (Epriwan/Mico P)