Harianpilar.com, Tanggamus – Warga Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus mengharapkan pihak kepolisian Polres Tanggamus untuk sering berpatroli didaerah mereka, mengingat sering terjadi tindak kriminal pembegalan diwilayah tersebut.
Menurut Trygiyanto (36) warga Pekon Campang tiga mengatakan bahwa diwilayah mereka sering terjadi pembegalan terhadap pengendara roda dua yang melintas di Pekon mereka dan waktunyapun tidak menentu.
“Sebenarnya sering terjadinya pembegalan tersebut diperbatasan dengan Pekon lain, seperti ditugu perbatasan Pekon Campang tiga dengan Pekon Kotaagung, perbatasan Pekon campang tiga dengan Pekon Teba dan perbatasan dengan Pekon Tanjung Anom, ujarnya, Jumat (10/2/2017).
Trygiyanto juga menjelaskan sebenarnya korban pembegalan diwilayah mereka tersebut bukanlah masyarakat Campang tiga melainkan orang yang lewat atau melintasi jalan tersebut, mengingat jalan itu merupakan jalan alternatif penghubung Pekon Kotaagung dengan komplek perkantoran Pemkab Tanggamus.
“Korban mayoritas orang jauh, tapi karena kejadianya didekat sini jadi terdengar jeleknya ya Pekon sini, apalagi ditiga titik terjadinya pembegalan tersebut merupakan lokasi yang sepi atau masih perkebunan serta jauh dari rumah penduduk, sehingga para pelaku dengan leluasa melaksanakan aksinya,” terangnya pula.
Sementara itu Wahyudiyanto Sekretais Desa/Pekon (Sekdes) Pekon Campang tiga juga membenarkan bahwa beberapa kejadian pembegalan di wilayahnya tersebut sudah sering terjadi dan lokasi kejadianya pun hanya ditiga titik lokasi itu.
“Kalau melihat dari kronologisnya para pembegal itu telah mengikuti korbannya dari jauh yakni dari arah Pemda menuju kota agung, dan biasanya korbanya perempuan atau orang yang diperkirakan tidak melawan atau milih-milih, secara kebetulan Pekon kita yang mempunyai dua jalur alternatif tembus kejalan lintas barat dan disetiap perbatasan pekon itu berjarak cukup jauh diselingi dengan perkebunan warga sehingga jauh dari pemukiman dan sepi,” terang Sekdes.
Terpisah, Kapolres Tanggamus AKP Ahmad Mamora melalui Kasubag Humas Polres Tanggamus Iptu Yulmartin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mendapat laporan mengenai prihal sering terjadi pembegalan diwilayah itu, sehingga pihaknya tidak tahu bahwa dijalur alternatif tersebut rawan pembegalan.
“Selama ini tidak ada laporan yang masuk menyangkut hal tersebut, seharusnya korban atau masyarakat laporan kepihak kepolisian agar dapat ditindak lanjuti secepatnya,” kata Yulmartin
Lebih lanjut Kasubag menjelaskan, semua titik rawan atau dimana ada kejadian kejahatan masyarakat maupun korban melaporkan ke kepolisian, karena dengan dasar laporan tersebut pihaknya dapat melakukan tindakan.
“Nanti kami akan lakukan patroli rutin wilayah tersebut dan segera akan menindak lanjuti tentang keluhan masyarakat disana, dan kami berharap masyarakat setempat juga mau bekerjasama demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan serta terciptanya situasi kondusif diseluruh wilayah hukum Polres Tanggamus,” tukasnya. (Agus/JJ)









