oleh

BPMPD Mesuji Ancam Bongkar Pembangun Drainase

Harianpilar.com, Mesuji – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Mesuji meradang. Bahkan, Kepala BPMP mengancam membongkar pasangan pembanggunan drainase sepanjang 10 Meter di Desa Trikarya Mulya, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji. Kepala BPMPD Mesuji Budiman Jaya, mengatakan, tidak sesuainya pembangunan drainase tersebut karena tidak sesuai dengan bestek yang ditetapkan. Untuk itu, pembangunan tersebut terpaksa harus dibongkar.

“Pembangunan drainase sepanjang 10 meter di Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji itu terpaksa kita robohkan. Karena cara pemasangan batu yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan. Ini jelas menyalahi aturan,” jelas Budiman saat meninjau pembangunan tersebut secara langsung.

Ditegaskan Budiman, pembangunan drainase yang dikerjakan desa Tri Karya Mulya ini selain tidak mengikuti petunjuk teknis juga tidak memasang plang pekerjaan. serta banyak pengerjaannya yang diduga asal-asalan. Padahal anggaran yang diplot untuk pembangunan tersebut sagat besar. “Bagaimana hasil pekerjaan ini akan menghasilkan mutu yang baik kalau pemasangan batunya saja berdiri seperti ini, seharusnya batu dalam posisi tudur. Ini menandakan pekerjaannya asal mencari keuntungan semata tetapi tidak memperhatikan mutu,” tegasnya.

Sementara itu ibu Tri, Kepala Desa Tri Karya Mulya yang diinformasikan sekdesnya mau kelokasi pekerjaan, namun setelah di tunggu hampir satu jam tidak menampakkan batang hidungnya. Bahkan, kepala desa malah berkilah ada urusan mendadak. “Ibu tidak jadi kesini karena sedang mengantar warga yang sakit “kilah Suyatno.

Takhanya itu, Budiman Jaya juga mengancam akan membongkar pekerjaan drainase ini jika pembangunannya tidak menuruti aturan yang telah disarankan. Selain itu Kaban ini menyayangkan tidak adanya pengawasan dari pendamping lokal desa (PDL).

“Kalau pekerjaan ini masih mengikuti pola pertama tadi, maka nanti tetap akan saya bongkar, selain itu plang kegiatan harus dipasang agar semua warga tahu. Bila seperti ini jangankan masyarakat sampean saja selaku sekdes tidak tahu berapa nilai total pekerjaan ini,” tukasnya sembari mengigatkan agar pembangunan ini harus segera dibongkar.

Sementara Kepala Desa Trikarya Mulya Ibu Tri hingga berita diturunkan tidak dapat dihubungi untuk mengklaripikasi pekerjaan yang tidak sesuai bestek dan juklak juknis yang sudah ditentukan. (Sandri/Mar)