Harianpilar.com, Lampung Utara – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menghimbau kepada pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk tidak melakukan aksi corat-coret pada pengumuman kelulusan Sabtu (11/6/2016) mendatang.
Disdik Lampura menghimbau kepada siswa SMP/MTs untuk menyumbankan baju seragamnya kepada adik kelasnya atau kepada orang lain yang membutuhkan. “Saya sudah perintahkan ke masing-masing bidang untuk memberikan surat himbauan kepada SMP/MTs agar siswa kelas IX menyumbangkan bajunya kepada adik tingkatnya. Ini kita lakukan untuk menekan terjadinya aksi corat-coret dan pawai konvoi. Dibandingkan mereka mencoret-coret baju, lebih baik disumbangkan kepada siswa yang membutuhkan,” ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Suwandi di ruang kerjanya, Kamis (9/6/2016).
Suwandi menyatakan, tak hanya itu saja, Disdik juga menginstruksikan kepada pihak sekolah agar melakukan pengumuman kelulusan diatas pukul 14.00 WIB. Kemudian para siswa juga saat pengumuman harus menggunakan baju muslim. Sementara untuk sekolah yang jauh dari pusat perkotaan bisa melakukan pengumuman sebelum jam 14.00 WIB. Karena jika mereka (siswa, Red) menggunakan seragam sekolah pasti akan melakukan aksi corat-coret. Baju yang kita minta untuk disumbangkan bukan hanya sergam putih biru saja, tetapi sergam pramuka juga,” kata Suwandi.
Dirinya berharap para siswa bisa lulus semua dan mendapatkan nilai yang baik. Sehingga saat mereka melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya.
Sementara nantinya jika saat pengumuman ada siswa yang tidak lulu diharapkan jangan bersedih dan putus asa. Tetap sabar dan yakin saja tahun depan pasti lulus.
Mungkin hanya saja saat ujian ada persyaratan yang kurang dilengkapi. “Saat pengumuman nantinya saya berharap peran orang tua harus dilakukan dalam memantau anak-anaknya. Dan pada saat hasil sudah diumumkan, diharapkan para orang tua bisa membawa anaknya pulang ke rumah,” pungkasnya. (Iswant/Yoan)








