Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Bina Marga Provinsi Lampung memastikan 99 ruas jalan provinsi yang merupakan jalur mudik Lebaran Idul Fitri segera diperbaiki. Dipastikan jalur ini akan mulus menjelang Lebaran 2016.
Sekretaris Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, Roni Witono menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah memantau beberapa titik jalur mudik yang mengalami kerusakan.
“Dari 99 ruas jalan, sepanjang 1.693 kondisinya rusak. Dinas Bina Marga tidak tidur, kami selalu memantau di titik mana saja yang mengalami kerusakan, maksud dari mantap di sini adalah jalan yang dalam kondisi baik dan sedang seperti yang telah dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.13/PRT/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilaian Jalan. Sisanya rusak ringan dan rusak berat,” jelasnya, saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/4/2016).
Berdasarkan pantauan, kondisi jalan per Desember 2015, tingkat jalan mantap di Provinsi Lampung sudah mencapai 67,02 persen. Pihaknya juga berencana akan meninjau kembali pada Juni mendatang.
“Juni nanti kita nilai lagi kondisi jalannya, untuk tender sudah dimulai baik itu jalur pariwisata, jalur produksi barang dan jasa, serta jalur indusrti, dan sisanya akan segera mengikuti. Harapan kita seperti biasa mudik nanti kondisi jalan sudah baik,” terangnya.
Disamping itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, Tony Ferdiansyah menjelaskan, saat ini beberapa jalan sedang dalam pekerjaan.
“Ya seperti jalur di lintas Pesisir Selatan, sehingga kalau dari Kota Agung mau ke Bandarlampung bisa melewati Kiluan. Tapi yang menjadi tantangan kita yaitu membangun jembatan di Umbar untuk melewati Kiluan sehingga bisa sampai di Bandarlampung,” katanya.
Lanjutnya Tony mengatakan, perbaikan jembatan Waysekampung sebagai penghubung antara Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur juga sedang dilaksanakan oleh pihaknya, mengingat kondisi jembatan tersebut yang makin menghawatirkan keselamatan pengendara yang melewatinya.
“Kita sadari, jalan memang menjadi hal yang penting dalam menunjang pembangunan semua sektor, delapan ruas itu ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, seperti jenis konstriksi dan lainnya,” ujarnya.
Saat ini sebanyak delapan ruas jalan Provinsi Lampung yang telah menjadi jalan nasional dan baru diperbaiki, yaitu Simpang Tanjungkarang, Kurungan Nyawa, Way Galih (Lampung Selatan), Simpang Sribawono (Lampung Timur), Pugung Raharjo (Lampung Timur), Simpang Penawar (Tulang Bawang), Gedung Aji Baru Rawa Jitu, dan Jalan Sutami. (Fitri/JJ)









